- Zohran Mamdani pecahkan rekor Muslim pertama jadi Wali Kota New York.
- Sepuluh tokoh Muslim Amerika Serikat sukses duduki jabatan strategis.
- Politik AS kini makin inklusif dan beragam dengan pemimpin Muslim.
5. Sadaf Jaffer – Anggota DPR New Jersey
Sadaf Jaffer menjadi perempuan Muslim pertama yang menjabat sebagai wali kota di AS ketika memimpin Montgomery, New Jersey pada 2019. Kini, ia menjabat sebagai anggota DPR New Jersey mewakili Distrik ke-16. Latar belakangnya sebagai akademisi memperkuat kiprahnya dalam isu pendidikan dan kesetaraan sosial.
6. Bill Bazzi – Mantan Wali Kota Dearborn Heights, Michigan
Lahir di Lebanon, Bill Bazzi menjabat sebagai Wali Kota Dearborn Heights sejak 2021 hingga 2025. Ia mundur setelah dikonfirmasi sebagai Duta Besar AS untuk Tunisia. Bazzi merupakan mantan anggota Korps Marinir yang pernah bertugas di Tunisia dan Maroko.
7. Ibrahim Baycora – Kepala Kepolisian Paterson, New Jersey
Ibrahim “Mike” Baycora dilantik pada 2020 sebagai Kepala Polisi ke-17 Kota Paterson, menjadikannya Muslim Turki-Amerika pertama yang menduduki posisi itu. Baycora telah bertugas lebih dari tiga dekade di kepolisian Paterson dan dikenal berdedikasi tinggi dalam menjaga keamanan publik.
8. Dr. Saud Anwar – Senator Connecticut
Dr. Saud Anwar adalah dokter spesialis paru dan politisi Partai Demokrat yang kini menjabat sebagai anggota Senat Negara Bagian Connecticut. Sebelumnya, ia pernah menjadi Wali Kota South Windsor. Saat pandemi Covid-19, Anwar berada di garda depan sebagai tenaga medis di Rumah Sakit Manchester Memorial.
9. Keith Ellison – Jaksa Agung Minnesota
Keith Ellison adalah Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS pada 2006. Kini, ia menjabat sebagai Jaksa Agung Minnesota sejak 2019. Ellison lahir di Detroit dan memeluk Islam saat berusia 19 tahun. Ia dikenal vokal dalam memperjuangkan hak-hak sipil dan kesetaraan hukum.
10. Andre Carson – Anggota Kongres Indiana
Andre Carson telah menjabat sebagai anggota Kongres untuk Distrik ke-7 Indiana sejak 2008. Sebagai salah satu dari sedikit anggota Kongres Muslim, Carson dikenal memperjuangkan kebijakan pro-pekerja dan keamanan komunitas di negara bagiannya.
Kehadiran Zohran Mamdani dan sembilan tokoh lainnya memperlihatkan wajah baru politik AS yang semakin beragam dan inklusif. Sejarah ini menandai langkah besar bagi Muslim Amerika dalam memperjuangkan representasi di tingkat pemerintahan tertinggi.
Berita Terkait
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Dapat Perintah dari Putin, Rusia Kirim Bala Bantuan ke Iran
-
The Great Raid Masih Tayang di Netflix, Sajikan Perang Darat AS Ternekat di Filipina
-
Pernyataan Donald Trump soal AS Incar Kuba Jadi Sorotan Dunia
-
Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Umumkan soal Kebijakan WFH Selasa Besok
-
Lonjakan Wisata Lebaran! 59.655 Orang Kunjungi Istano Basa Pagaruyung
-
Tubuh Masih Lelah Setelah Lebaran? Ini 3 Cara Cepat Kembali Produktif
-
2 Peserta Lelang Ponsel KPK Gagal Melunasi Pembayaran
-
Bandara Internasional Minangkabau Layani 33 Penerbangan Sehari, Didominasi Rute Jakarta