-
Klaim Gibran diusulkan jadi pahlawan nasional terbukti hoaks.
-
Artikel asli disunting dan bukan pernyataan resmi Kepala Staf Kepresidenan.
-
Publik diminta waspada dan verifikasi sebelum membagikan informasi.
SuaraSumbar.id - Beredar narasi di media sosial Facebook yang menyebutkan bahwa Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, mengusulkan Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, menjadi Pahlawan Nasional.
Unggahan itu menampilkan tangkapan layar artikel yang diklaim berasal dari media daring nasional. Gibran dianggap telah berjasa besar bagi bangsa dan negara. Bahkan, jasanya disebut melebihi jasa Soekarno dan Soeharto, dua presiden pertama Indonesia.
Berikut narasinya:
“Muhammad Qodari Usulkan Gibran Jadi Pahlawan Nasional, Jasanya Sudah Banyak Buat Bangsa dan Negara Melebihi Soekarno dan Soeharto.”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan hasil penelusuran tim Cek Fakta, tidak ada artikel resmi dari media mana pun yang memuat judul seperti yang beredar di Facebook.
Kantor berita ANTARA menemukan bahwa foto, nama penulis, dan waktu publikasi dalam unggahan itu identik dengan artikel lain yang berjudul “Hari Ini Sidang Gugatan Ijazah SMA Gibran Digelar di PN Jakarta Pusat”.
Artikel asli itu membahas sidang gugatan perdata terkait ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang digelar pada Senin, 27 Oktober 2025, dengan agenda pembacaan penetapan.
Tidak ada satu pun kalimat dalam artikel tersebut yang menyebutkan bahwa Muhammad Qodari mengusulkan Gibran sebagai pahlawan nasional.
Selain itu, gambar tangkapan layar yang beredar di Facebook merupakan hasil suntingan digital. Modifikasi dilakukan dengan mengganti judul artikel, sementara elemen lain seperti foto dan waktu publikasi dibiarkan serupa agar terlihat meyakinkan.
Tim Cek Fakta menemukan tidak ada pernyataan resmi dari Muhammad Qodari ataupun dari Kantor Staf Presiden (KSP) terkait usulan Gibran Rakabuming Raka menjadi pahlawan nasional.
Kesimpulan
Unggahan yang menyebut Kepala Staf Kepresidenan usulkan Gibran jadi pahlawan nasional merupakan informasi palsu atau hoaks. Artikel yang digunakan sebagai bukti hanyalah hasil rekayasa digital dan tidak berasal dari media resmi mana pun.
Publik diimbau untuk tidak membagikan unggahan serupa tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu dari sumber yang kredibel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Bandara Internasional Minangkabau Layani 33 Penerbangan Sehari, Didominasi Rute Jakarta
-
Rekayasa Arus Sumbar-Riau Diperpanjang hingga Malam Ini, Polisi Fokus Antisipasi Lonjakan Arus Balik
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari