- Tidak ada bukti ilmiah mandi setelah makan sebabkan asam urat.
- Asam urat pada anak disebabkan gangguan ginjal dan obesitas.
- Klaim mandi setelah makan picu asam urat adalah hoaks.
SuaraSumbar.id - Sebuah unggahan viral di media sosial menarasikan bahwa mandi setelah makan bisa memicu asam urat hingga gangguan ginjal pada anak. Informasi itu disebarkan akun Facebook bernama @Jhon Herry.
Dalam narasinya, disebutkan seorang anak berusia 7 tahun dilarikan ke rumah sakit setelah dimandikan ibunya sesaat usai makan. Unggahan yang disertai peringatan “Stop Kebiasaan Mandiin Anak Setelah Makan!” itu telah ditonton ribuan kali.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, informasi tersebut tidak benar. Hal itu dipatahkan oleh pendapat dosen di Laboratorium Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, dr. Ida Srisurani Wiji Astuti.
Dia menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan mandi setelah makan dapat menyebabkan asam urat pada anak.
Menurut Ida, asam urat pada anak justru umumnya disebabkan oleh gangguan ginjal seperti gagal ginjal, infeksi, atau kelainan saluran kemih.
Faktor risiko lainnya adalah obesitas dan kelainan metabolik genetik yang memengaruhi cara tubuh memproses purin.
Penelitian Pang dkk. (2025) yang dimuat di jurnal Front Public Health mencatat adanya peningkatan global kasus asam urat pada remaja sebesar 23,47 persen selama periode 1990–2021.
Studi berbasis data Global Burden of Disease 2021 itu mengungkap bahwa Indeks Massa Tubuh (IMT/BMI) menjadi faktor dominan penyebab naiknya kasus asam urat, disusul faktor sosial ekonomi seperti tingkat pendidikan dan pendapatan.
Selain itu, penelitian juga menyoroti peran genetik, kurangnya aktivitas fisik, serta kebiasaan makan tidak sehat sebagai penyebab meningkatnya risiko asam urat di usia muda.
Fakta lain menunjukkan bahwa foto anak dalam unggahan “Jhon Herry” bukan berasal dari kasus yang disebutkan. Gambar tersebut pertama kali muncul di Pinterest pada Juni 2024 dengan keterangan bahwa anak itu dirawat karena kurang makan dan sering mengonsumsi makanan ringan, bukan karena mandi setelah makan.
Kesimpulan
Klaim yang menyebut mandi setelah makan picu asam urat pada anak adalah konten menyesatkan atau hoaks. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung hubungan antara kebiasaan mandi setelah makan dan penyakit asam urat.
Berita Terkait
-
Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba
-
Kemenkeu Tegaskan Kabar Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Adalah Hoaks
-
AI Bikin Hoaks Makin Meyakinkan, Nezar Patria: Batas Realitas Jadi Kabur
-
Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun
-
Foto Selfie Putin dan Pemimpin Dunia Tanpa Prabowo Ternyata AI, Sosok Orang Mati Jadi Petunjuk
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up
-
Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang
-
Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan
-
Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas
-
Nikmati Pestapora 2026 Tanpa Khawatir Beban Bayar, Ada Cicilan 0% BRI