- Hoaks klaim Megawati marah ke Purbaya terbukti tidak benar.
- Foto pidato Megawati disalahgunakan untuk narasi palsu.
- Megawati bahas ketaatan pada putusan MK, bukan soal Purbaya.
SuaraSumbar.id - Beredar di media sosial narasi yang menyebutkan bahwa Megawati Soekarnoputri marah besar kepada Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, hingga menyebut dirinya bisa melengserkan sang menteri kapan saja.
Kabar Megawati marah ke Purbaya pertama kali muncul di sejumlah akun Facebook pada Senin (20/10/2025). Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut menilai Purbaya lebih mendengarkan tuntutan rakyat daripada DPR.
Narasi itu bahkan dikaitkan dengan isu “reshuffle kabinet” dan disertai foto Megawati tengah berpidato dengan judul sensasional: “Megawati Kembali Murka ke Purbaya.”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta, tidak ada satu pun bukti yang menunjukkan Megawati pernah mengucapkan pernyataan seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.
Tim menemukan bahwa foto yang digunakan dalam narasi itu bukan berasal dari peristiwa terkini, melainkan dari pidato politik Megawati pada Agustus 2024 di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam pidatonya saat itu, Megawati justru menegaskan komitmen PDI-P untuk mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait revisi UU Pilkada.
“Taat sepenuhnya kepada putusan MK,” kata Megawati dalam pidato politiknya yang juga diunggah di kanal YouTube KompasTV pada 23 Agustus 2024.
Tidak ada satu pun bagian dari pidato tersebut yang menyinggung Purbaya Yudhi Sadewa, apalagi menunjukkan adanya amarah dari Megawati terhadap sang menteri. Pemberitaan serupa juga ditemukan di media Batam Pos, yang menegaskan konteks pidato Megawati murni terkait penegasan sikap politik PDI-P terhadap putusan MK, bukan soal kabinet atau reshuffle.
Kesimpulan
Narasi Megawati marah ke Purbaya adalah berita hoaks. Foto yang digunakan telah diambil dari konteks berbeda dan pernyataannya pun tidak pernah disampaikan oleh Megawati Soekarnoputri.
Publik diimbau untuk tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi tanpa verifikasi, terutama yang bersumber dari unggahan media sosial tanpa referensi berita resmi.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%
-
Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan
-
Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa
-
Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun
-
Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung
-
Keuntungan Membeli TV Coocaa Garansi Resmi di Blibli
-
BNN Sumbar Bekuk 4 Terduga Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, 150 Kilogram Ganja Ditemukan