-
Klaim Prabowo serahkan pemberantasan judi online ke TNI salah.
-
Pemberantasan judi daring dilakukan bersama TNI, Polri, dan instansi terkait.
-
Unggahan viral Facebook berisi konten menyesatkan tanpa dasar fakta valid.
SuaraSumbar.id - Narasi yang menyebutkan Presiden Prabowo Subianto menyerahkan seluruh tugas pemberantasan judi online (judol) ke TNI karena polisi dianggap tidak bisa dipercaya mencuat dalam sebuah unggahan video di Facebook.
Berikut narasi yang beredar di medsos:
“Geger.. Prabowo Akhirnya Akan Percayakan Pemberantasan Judol Penyelundupan Kepada Tni Karena Polisi Tidak Bisa Dipercaya…”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tidak ditemukan berita kredibel tentang “Prabowo percayakan pemberantasan judi online dan penyelundupan kepada TNI karena polisi tidak bisa dipercaya”.
Hanya ditemukan bahwa Prabowo dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pemberantasan judi daring harus dilakukan secara terpadu oleh berbagai instansi, yakni TNI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama lembaga penegak hukum lainnya.
Misalnya, pada rapat kabinet perdana tahun 2024 Prabowo menyatakan bahwa pemberantasan judi daring tidak boleh ada “beking” dan harus melibatkan berbagai instansi hukum. Bahkan, Kapolri pada Januari 2025 menyampaikan bahwa Peran TNI dalam pemberantasan judi online adalah sebagai dukungan dan kerja sama, bukan menggantikan peran Polri.
Kesimpulan
Klaim yang menyebut bahwa Prabowo “menyerahkan pemberantasan judi daring ke TNI karena polisi tidak bisa dipercaya” dan dinyatakan sebagai konten yang salah atau misleading atau berita hoaks.
Unggahan tersebut menampilkan narasi yang tidak memiliki dasar fakta yang dapat diverifikasi. Publik diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap konten viral yang memuat klaim pemberantasan judi daring seperti ini. Selalu cek sumber resmi dan dibandingkan keterangan dari instansi terkait.
Berita Terkait
-
Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren
-
Pakar: Nasib Gibran Sebagai Wapres, Kuncinya di Prabowo Subianto
-
Sukses Negara Bukan Cuma Perut Kenyang, Pakar UGM: Kasih Kailnya, Bukan Ikan
-
Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta
-
Gandeng Komdigi, Pemprov DKI Siapkan Duta Antihoaks di Sekolah-Sekolah Jakarta
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol