-
Semen Padang FC bertekad bangkit usai lima kekalahan beruntun BRI Super League.
-
Pelatih F.X. Yanuar optimistis tim bisa keluar dari tekanan.
-
Laga kontra Malut United jadi momentum penting kebangkitan Kabau Sirah.
SuaraSumbar.id - Tim Semen Padang FC bertekad bangkit setelah kembali menelan hasil negatif di BRI Super League 2025. Kekalahan tipis 0-1 dari Bhayangkara FC di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/10/2025), menjadi yang kelima secara beruntun bagi tim Kabau Sirah.
Pelatih interim F.X. Yanuar menegaskan, meski hasil belum berpihak, semangat pemain tetap tinggi untuk memperbaiki performa di laga berikutnya. Ia optimistis Semen Padang bisa keluar dari situasi sulit yang tengah mereka hadapi.
"Kita sudah kerja maksimal. Apresiasi untuk para pemain yang sudah berjuang namun hasil belum seperti yang kita inginkan. Kita pernah ada di situasi yang sulit ini. Dan kita akan coba keluar dari situasi ini," kata Yanuar, Selasa (21/10/2025).
Gol tunggal Sani Rizki Fauzi menjadi pembeda pada laga melawan Bhayangkara FC tersebut. Kekalahan itu membuat Semen Padang kini terbenam di dasar klasemen sementara BRI Super League dengan hanya empat poin dari delapan pertandingan.
Yanuar mengakui performa timnya belum konsisten, terutama dalam organisasi permainan. Namun, ia tetap memberikan apresiasi kepada skuadnya yang sudah bekerja keras meski belum mampu mengonversi peluang menjadi gol.
"Saya minta maaf untuk pecinta Semen Padang. Organisasi permainan kita tidak bagus di laga ini. Kita bisa lakukan serangan, kita punya beberapa peluang. Tapi inilah sepakbola. Satu kesalahan saja harus dibayar mahal. Ini yang harus diperbaiki ke depannya. Semua pemain harus bisa meminimalisir kesalahan di laga-laga berikutnya," ujarnya.
Kekalahan beruntun ini menjadi pekerjaan besar bagi Yanuar untuk segera membangkitkan motivasi tim. Ia menegaskan bahwa para pemain tidak boleh kehilangan kepercayaan diri dan harus tetap fokus menghadapi pertandingan selanjutnya.
Pada pekan kesepuluh BRI Super League, Semen Padang FC akan menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (26/10/2025) pukul 19.00 WIB.
Laga ini akan menjadi momentum penting bagi tim Kabau Sirah untuk membalikkan keadaan dan meraih poin penuh pertama setelah lima kekalahan beruntun.
Dengan tekad dan evaluasi menyeluruh, Semen Padang berharap dapat segera memperbaiki performa dan keluar dari zona merah BRI Super League 2025. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Teddy Tjahjono Harap Kehadiran MLSC Jakarta Jaya Percepat Perkembangan Sepak Bola Putri Ibu Kota
-
BLiSPI Youth Cup V Dibuka, Ketua DPD RI Apresiasi Keikutsertaan 74 Tim dari Berbagai Daerah
-
Jajal Kandang Persija, Calon Srikandi Merah Putih Unjuk Gigi di di Festival SenengSoccer 2026
-
Suporter Mulai Ramai Protes Karhutla, Bonek dan Bobotoh Terdepan
-
Pesan Timo Scheunemann usai MLSC Bekasi dan Kudus, Latihan Keras Menentukan Hasil
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap
-
BRI Berikan Promo Khusus Hari Sumpah Pemuda, Belanja Pakai QRIS BRImo & Kartu BRI Debit Dapat Diskon
-
Harga Kebutuhan Pokok di Aceh Timur Stabil
-
Prajurit Kopassus Berpangkat Letda Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi