- Klaim Luhut terlibat pencucian uang laptop Rp 99 triliun hoaks.
- Tidak ada bukti resmi atau media kredibel mendukung klaim.
- Kasus pengadaan laptop diselidiki Kemendikbudristek, Luhut tidak terlibat.
SuaraSumbar.id - Beredar sebuah narasi yang menyebutkan bahwa Luhut Binsar Pandjaitan terjerat kasus pencucian uang pengadaan laptop senilai 99 triliun.
Klaim viral di media sosial itu diunggah oleh akun Facebook @Hendi Hendi Hendi pada Rabu (15/10/2025). Berikut narasi yang beredar:
“Luhut T3rbukti Pencuc1an u4ng Laptop 99 Triliyun
luhut T3rbukti ambil SUMBERDAYA ALAM Indonesia hingga Indonesia Rugi Triliun4n”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tidak satupun sumber kredibel mendukung klaim tersebut ketika dicari pemberitaan di mesin pencari Google.
Penelusuran justru mengarah ke artikel tempo.co yang membahas rencana Luhut memproduksi laptop Merah Putih pada era Nadiem Makarim.
Dalam artikel tersebut, tidak ada unsur tuduhan pencucian uang atau keterlibatan korupsi terhadap Luhut. Fakta ini semakin menguatkan bahwa klaim tersebut tidak berdasar.
Lebih lanjut, artikel news.detik.com mencatat bahwa dalam kasus korupsi pengadaan laptop yang saat ini diselidiki, ada daftar nama tersangka, tetapi tidak ada satupun yang menyebut Luhut sebagai terjerat pencucian uang pengadaan laptop.
Menurut laporan situasi pengadaan laptop (Chromebook) senilai Rp 9,9 triliun, penyelidikan difokuskan pada Kemendikbudristek dan koneksi vendor.
Namun, hingga saat ini tidak ada bukti dari lembaga penegak hukum yang membenarkan klaim bahwa Luhut terjerat pencucian uang pengadaan laptop.
Kesimpulan
Unggahan video yang menyebut “Luhut terjerat pencucian uang pengadaan laptop” tergolong sebagai konten palsu (fabricated content) atau berita hoaksi. Sebab, informasi itu tidak memiliki dasar fakta nyata di kalangan media atau lembaga resmi.
Berita Terkait
-
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Minta Maaf Usai Videonya Viral
-
Profil Achmad Syahri As Siddiqi, Anggota DPRD Termuda yang Merokok dan Main Game di Tengah Rapat
-
Viral! Anggota DPRD Jember Terekam Main Game dan Merokok Saat Rapat Bahas Stunting
-
Diduga Tewas Saat Curi Mangga, Keluarga Pelaku Serang Rumah Pemilik Pohon di Bontang
-
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Vanessa Nabila Go Public, Lari hingga Hadiri Acara Bareng
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
7 Tanda Pertemanan Toxic yang Diam-Diam Menghancurkan Mental, Jangan Anggap Sepele!
-
Promo Alfamart 11 Mei 2026, Happy Hour Cokelat Murah, Diskon Besar Menanti Pelanggan
-
Promo Indomaret 11 Mei 2026, Cimory Harga Spesial
-
Pasar Murah Dharmasraya Digelar di 3 Lokasi, Beras SPHP Rp 60 Ribu, Minyakita Rp 12 Ribu
-
Jadwal SIM Keliling Kota Padang Hari Ini 11 Mei 2026, Catat Lokasi dan Jam Layanannya