- Klaim Prabowo tarik uang luar negeri Rp 7.000 triliun hoaks.
- Mafindo pastikan tak ada bukti penarikan dana luar negeri.
- Video viral di Facebook terbukti berisi konten menyesatkan.
SuaraSumbar.id - Beredar di media sosial narasi yang menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menarik uang luar negeri Rp 7.000 triliun untuk meningkatkan ekonomi nasional.
Klaim ini ramai diperbincangkan setelah sebuah akun Facebook bernama @Rayanto mengunggah video dengan narasi sensasional pada Senin (22/9/2025). Unggahan tersebut menampilkan video berdurasi 10 menit 50 detik. Berikut narasinya:
“FAKTA EKONOMI: PRABOWO TARIK 7000 TILIUN DUIT LUAR NEGERI, NEGARA LAIN MELONGO! EKONOMI RI MELEDAK DALAM 200 HARI!”.
Benarkah informasi tersebut?
Tim Cek Fakta TurnBackHoax menelusuri informasi tersebut dengan memasukkan kata kunci “Prabowo tarik uang luar negeri 7000 triliun” di mesin pencarian Google. Hasil pencarian mengarah pada sejumlah berita dari media arus utama yang justru memuat data berbeda.
Salah satunya, berita detik.com berjudul “Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp781,87 Triliun pada 2026” yang tayang pada Senin (18/8/2025). Dalam berita itu dijelaskan bahwa pemerintah berencana menarik utang baru sebesar Rp781,87 triliun pada 2026 untuk mendukung pembangunan nasional dan menanggulangi gejolak ekonomi global.
Sementara itu, laporan tempo.co berjudul “Prabowo Dipastikan Tarik Utang Baru Rp775,8 Triliun Tahun Depan” (5/10/2024) menyebutkan rencana tersebut telah tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 201 Tahun 2024.
Dari total pembiayaan itu, sekitar Rp642,5 triliun bersumber dari Surat Berharga Negara (SBN), dan Rp133,3 triliun berasal dari pinjaman dalam serta luar negeri.
Dalam video yang beredar, narator hanya menjelaskan strategi pemerintah untuk memperkuat keuangan negara. Di antaranya melalui optimalisasi cadangan emas nasional, kebijakan devisa hasil ekspor (DHE), perluasan basis pajak, efisiensi anggaran, serta optimalisasi dividen BUMN. Tidak ada bukti bahwa Presiden Prabowo menarik dana Rp7.000 triliun dari luar negeri.
Kesimpulan
Klaim Presiden Prabowo tarik uang luar negeri Rp 7.000 triliun terbukti tidak benar. Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, tidak ditemukan sumber resmi maupun pemberitaan kredibel yang mendukung pernyataan tersebut. Unggahan tersebut dikategorikan sebagai konten menyesatkan atau informasi hoaks.
Berita Terkait
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Bukan Karena Pidato Prabowo, OJK Ungkap Penyebab Saham Anjlok
-
Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi
-
Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?
-
Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Cukup! DPR Dorong Prabowo Naikkan hingga Rp8 Triliun
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
BRI Bantu PMI Cirebon Bangun Usaha, Dari Purna Migran Jadi Pengusaha
-
5 Langkah Cegah Lonjakan Gula Darah di Pagi Hari, Penderita Diabetes Simak
-
Waspada! Dehidrasi hingga Hipertensi Bisa Picu Gagal Ginjal
-
Penyaluran Bantuan Jaminan Hidup Mencapai Rp11,06 Miliar
-
5 Minuman yang Bisa Kendalikan Tekanan Darah