- Dokter sarankan skincare gentle untuk atasi jerawat tanpa rusak kulit.
- Kandungan ceramide bantu melembabkan, perbaiki skin barrier yang rusak.
- Kulit berminyak tetap butuh hidrasi agar sehat dan terlindungi.
SuaraSumbar.id - Dokter spesialis kulit lulusan Universitas Airlangga, Vidyani Adiningtyas, menyarankan masyarakat yang mengalami jerawat agar memilih produk skincare gentle dibandingkan perawatan berbahan keras.
Menurutnya, penggunaan produk dengan kandungan agresif justru bisa merusak skin barrier dan memperparah kondisi kulit.
"Biasanya jerawat itu diasosiasikan dengan kulit berminyak, jadi harus dihilangkan ya minyaknya sampai tumpas? Akhirnya kulit kering, skin barrier jadi rusak, pakai bahan yang inginnya Ph-nya tinggi dan cepat keluar, ternyata tidak begitu ya," kata dr Vidyani, Selasa (24/9/2025).
Ia menjelaskan, produk skincare dengan kandungan keras memang dapat mengurangi minyak berlebih, tetapi tidak menyelesaikan akar masalah jerawat.
Sebaliknya, kulit menjadi semakin kering, kemerahan, hingga rusak akibat kehilangan kelembapan alaminya.
Dalam penanganan jerawat, dokter kulit biasanya merekomendasikan produk yang membantu menyeimbangkan pH kulit, mengangkat sel kulit mati, serta menenangkan peradangan.
Kandungan seperti ceramide dinilai efektif menjaga kelembapan sekaligus memperbaiki lapisan pelindung kulit.
"Ceramide adalah salah satu penyusun untuk menjaga keseimbangan kulit. Jadi ini sebenarnya adalah repeat baik bagi asam lemak dan lainnya, dia juga menyusun kulit yang paling banyak di luar. Dia berfungsi sebagai lem atau semen yang melekatkan sel-sel kulit," tuturnya.
Marketing Director L'Oréal Dermatological Beauty, Pandu Brodjonegoro, menambahkan bahwa produk perawatan kulit dengan bahan gentle sangat penting untuk menjaga kelembapan wajah, termasuk bagi pemilik kulit berminyak.
"Itu mitos lagi, karena sebenarnya semua kulit butuh dehidrasi, karena itu juga sekaligus menjaga kekuatan skin barrier, supaya menjaga hal-hal yang tidak diinginkan," kata Pandu.
Sejalan dengan itu, tren penggunaan skincare gentle semakin meningkat di kalangan masyarakat urban yang peduli dengan kesehatan kulit. Data Google Trends 2025 mencatat pencarian kata kunci "skincare gentle" naik hingga 40 persen dalam setahun terakhir di Indonesia.
Hal ini menunjukkan semakin banyak orang sadar bahwa pemilihan produk perawatan kulit harus disesuaikan dengan kebutuhan, bukan sekadar tren.
Dengan edukasi dari dokter dan industri kecantikan, diharapkan masyarakat lebih bijak dalam memilih produk untuk mengatasi jerawat, sehingga kesehatan kulit tetap terjaga tanpa merusak skin barrier. (Antara)
Berita Terkait
-
Skincare Malam Boleh Dipakai Jam 7? Begini Saran Dokter agar Hasilnya Optimal
-
5 Skincare dengan Symwhite 377, Ampuh Hilangkan Flek Hitam Sesuai Review Pembeli
-
Skincare untuk Pemula Apa Saja? Simak Rekomendasi Dokter agar Tak Salah Pilih
-
Makeup Anti-Cracky! 4 Gel Moisturizer untuk Skin Prep pada Kulit Berminyak
-
Budget Cuma Rp30 Ribuan? Ini 4 Sunscreen Cica Murah untuk Kulit Berjerawat
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ini Cara Mengetahui Rambut Rontok Membutuhkan Perawatan yang Lebih Sehat
-
BRI Bantu PMI Cirebon Bangun Usaha, Dari Purna Migran Jadi Pengusaha
-
5 Langkah Cegah Lonjakan Gula Darah di Pagi Hari, Penderita Diabetes Simak
-
Waspada! Dehidrasi hingga Hipertensi Bisa Picu Gagal Ginjal
-
Penyaluran Bantuan Jaminan Hidup Mencapai Rp11,06 Miliar