- Tepuk Sakinah jadi metode baru edukasi pra nikah di KUA.
- Lirik sederhana dan gerakan simbolik ajarkan lima pilar sakinah.
- Viral di TikTok, harapannya jadi pengingat pasangan saat konflik.
Tak hanya lirik, gerakan juga menjadi bagian penting dari Tepuk Sakinah, memberi visual dan pengalaman fisik yang memperkuat pesan. Berikut ringkasan gerakannya:
- Berpasangan: disimbolkan dengan jari telunjuk.
- Janji Kokoh: melalui gerakan menggenggam tangan.
- Saling Cinta: dibentuk dengan tangan membentuk simbol hati.
- Saling Hormat, Saling Jaga, Saling Ridho: gerakan berbeda-beda yang mencerminkan rasa saling menghormati, menjaga, dan ridho satu sama lain.
Musyawarah untuk Sakinah: diakhiri dengan tepuk tangan meriah sebagai puncak dari seluruh rangkaian.
Gerakan-gerakan tersebut dilakukan saat berdiri tegak, dan sering disertai tepukan tangan secara bersamaan dengan irama yang dipimpin petugas KUA.
Awalnya Tepuk Sakinah diperkenalkan sebagai metode ice breaking atau penyemangat pada sesi bimbingan perkawinan di KUA. Tujuan utamanya adalah mencairkan suasana agar calon pengantin tidak canggung dan materi pranikah bisa lebih mudah diserap.
Seiring waktu, video-video dari KUA seperti KUA Wongsorejo (Banyuwangi), KUA Menteng, KUA Pagu Kediri dan KUA Beji Depok menyebar di TikTok sehingga Tepuk Sakinah menjadi viral. Banyak netizen yang tertarik ikut menghafal lirik dan mempraktikkan gerakannya.
Staf KUA seperti Lulu Atin Mustafida dari Wongsorejo berharap bahwa lirik dan gerakan Tepuk Sakinah ini tidak hanya jadi hiburan atau trending semata, tapi benar-benar menjadi pengingat bagi pasangan calon pengantin ketika menghadapi konflik dalam rumah tangga.
Dengan cara yang ringan, penuh semangat, gerakan-gerakan yang berbeda dan ulangiannya diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai keluarga sakinah, yaitu pasangan hidup yang berkomitmen, harmonis, dan salin ridho antar satu sama lain.
Berita Terkait
-
Viral Curhatan eks Tim Kreatif Ini Talkshow Dilempar Skrip ke Muka, Ciri-Ciri Pelaku Jelas Banget
-
Viral Selebgram Berhijab Dituding Kejam ke Karyawan, ART Meninggal karena Sakit Dilarang Pulang
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
CCTV Terlanjur Disebar, Turis Malaysia Bongkar Kronologi Usai Dituding Tak Bayar Makan di Pagi Sore
-
Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung