- Guru BK SMP Lubuklinggau diduga cabuli siswi dan kasusnya jadi viral.
- Pelaku berstatus P3K dan sudah dinonaktifkan.
- Polisi proses laporan kasus dugaan pencabulan tersebut.
SuaraSumbar.id - Aksi dugaan pelecehan seksual oleh guru BK di SMP Negeri Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), mendadak viral di media sosial.
Narasi viral itu menceritakan bagaimana korban dipaksa melakukan hal tak senonoh. Saat ini, guru berinisial A itu telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah diproses terkait laporan pencabulan siswi berinisial P.
Kepala Sekolah SMPN 1 Lubuklinggau, Anita, membenarkan bahwa oknum guru tersebut diduga mencabuli siswinya.
“Pagi tadi sudah diamankan (oleh pihak kepolisian). Seharusnya malam tadi, oleh karena HP-nya tidak aktif akhirnya kita bujuk agar dia bisa diajak bekerja sama dan tidak terjadi hal yang diinginkan,” ujar Anita.
Menurut Anita, peristiwa itu terjadi kira-kira dua minggu sebelum laporan dibuat, dan sekolah baru mengetahui kejadiannya kemarin.
Guru tersebut berstatus PPPK dan telah dinonaktifkan sementara oleh pihak sekolah menunggu keputusan dari instansi terkait.
Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Lubuklinggau, Ipda Kopran, menyebutkan bahwa pelaku sudah menyerahkan diri ke pihak berwajib sekitar pukul 08.00 WIB pada Selasa (23/9/2025). Pelaporan dari pihak korban sendiri diterima malam sebelumnya.
Berikut fakta-faktanya.
1. Kronologi Kejadian
Menurut keterangan dari Kepala Sekolah, aksi dugaan pencabulan berlangsung pada hari Sabtu dua minggu lalu, namun baru diketahui secara resmi oleh pihak sekolah siang hari kemarin.
2. Status Guru Pelaku
Guru berinisial A yang diduga melakukan pelanggaran ini berstatus sebagai P3K. Ia sementara dinonaktifkan oleh pihak sekolah sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut dari Inspektorat dan BKD.
3. Tindakan Polisi
Pelaku menyerahkan diri ke Kepolisian Resor Lubuklinggau pagi hari, tidak lama setelah laporan dari korban masuk malam hari sebelumnya.
Facebook
4. Isi Dugaan Pelecehan
Berita Terkait
-
Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek
-
Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
3 Foundation Lokal Alternatif Giorgio Armani, Simak Klaim dan Review Pembelinya
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BRI Tolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat
-
Rutin Minum Teh Hijau Setelah Makan Malam, Benarkah Bisa Bantu Turunkan Kolesterol?
-
Gunung Anak Krakatau Naik Status Jadi Siaga, Warga Diminta Jauhi Radius 5 Km
-
Olahraga Jadi Senjata Baru untuk Berhenti Merokok
-
Ini Cara Mengetahui Rambut Rontok Membutuhkan Perawatan yang Lebih Sehat