-
Video viral 15 pelajar SMP Kendari konsumsi tembakau gorila bersama.
-
Empat pelajar indikasi penyalahgunaan berat dibawa ke BNNK Kendari.
-
Polisi dan sekolah lakukan pembinaan, kasus tembakau gorila diselidiki.
SuaraSumbar.id - Video singkat belasan pelajar SMP di Kota Kendari sedang pesta narkoba jenis tembakau gorila atau sinte, viral di media sosial. Total pelajar yang terlibat dalam pesta tersebut 15 orang.
Dari jumlah tersebut, empat pelajar dikategorikan sebagai penyalahguna berat dan telah dirujuk ke Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kendari untuk rehabilitasi. Kasus ini memicu reaksi cepat dari pihak kepolisian, sekolah, dan orang tua.
Berikut fakta-fakta viralnya kasus siswi SMP pesta narkoba.
1. Kronologi Kejadian dan Penyebaran Video Viral
Video yang menyebar memperlihatkan sekelompok pelajar mengenakan seragam sekolah duduk bersama, secara bergantian menghisap lintingan rokok yang diduga berisi tembakau gorila.
Salah satu potongan video memperlihatkan siswa membuka gulungan rokok, mengisinya dengan zat terlarang, dan kemudian berbagi unsur rokok tersebut.
2. Identitas Pelajar dan Langkah Polisi
Polresta Kendari segera menindaklanjuti setelah video itu viral. Sebanyak 15 pelajar SMP diamankan, terdiri dari 8 laki-laki dan 7 perempuan.
Dari jumlah tersebut, empat pelajar di antaranya menunjukkan indikasi penyalahgunaan berat dan akan dibawa ke BNNK Kendari untuk langkah rehabilitasi lebih lanjut.
Sementara sebelas lainnya dikembalikan ke orang tua masing-masing setelah menjalani pembinaan.
3. Cara Perolehan dan Harga Tembakau Gorila
Para pelajar mengaku memperoleh tembakau gorila dengan memesan melalui akun di Instagram, yang kemudian dikirim atau diambil dengan cara yang belum diungkap secara rinci.
Satu linting tembakau gorila dibanderol Rp 50.000. Kepolisian kini masih menyelidiki siapa distributor atau penjualnya di media sosial.
4. Respon Sekolah dan Proses Pembinaan
Pihak SMP Negeri 1 Kendari belum memutuskan sanksi berat seperti pemberhentian siswa, meskipun kepala sekolah dan Wakasek menyatakan kasus ini sudah diserahkan ke kepolisian.
Berita Terkait
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Buntut Napi Korupsi Ngopi di Kendari: Supriadi Dipindah ke Nusakambangan, Karutan Resmi Dicopot
-
DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'
-
Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!
-
Polda Metro Jaya Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi saat Ramadan, 7 Pemuda Ditangkap
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perbaikan Jalan Payakumbuh-Sitangkai Ditargetkan Selesai Juli 2026
-
11 Sayuran untuk Lalapan yang Bikin Makan Lebih Nikmat dan Sehat
-
Resep Ceker Tanpa Tulang Cabe Ijo, Pedas Gurih Bikin Nagih
-
Promo Indomaret 10 Mei 2026, Belanja Hemat untuk Stok Mingguan
-
Promo Alfamart 10 Mei 2026, Harga Minuman hingga Frozen Food Makin Murah