-
Video viral 15 pelajar SMP Kendari konsumsi tembakau gorila bersama.
-
Empat pelajar indikasi penyalahgunaan berat dibawa ke BNNK Kendari.
-
Polisi dan sekolah lakukan pembinaan, kasus tembakau gorila diselidiki.
Proses pendalaman masih dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pelanggaran ini memengaruhi siswa lain. Selain itu, pihak sekolah bersama polisi mengundang orang tua untuk membuat surat pernyataan agar pelajar tidak mengulangi perbuatannya.
Polresta Kendari menyebut semua pelajar diperlakukan sebagai korban dan pemakai, bukan sebagai pelaku kriminal utama. Pengelompokan ini penting untuk menentukan tindakan selanjutnya antara rehabilitasi, pembinaan, dan kemungkinan sanksi hukum jika ditemukan pengedar.
Menurut undang-undang di Indonesia, pelajar yang masih di bawah umur memiliki perlindungan hukum agar mendapat edukasi dan rehabilitasi, bukan hukuman yang memberatkan.
Kejadian ini menarik perhatian publik karena menyangkut narkotika jenis baru yang pengawasannya belum seketat zat narkotika golongan I lainnya.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi saat Ramadan, 7 Pemuda Ditangkap
-
Teluk Kendari Dibersihkan dari 30 Bangkai Kapal Ikan Terbengkalai
-
Menteri PPPA Minta Siswi SMPN 6 Denpasar Korban Pelecehan Seksual Tak Dikeluarkan atau Dikucilkan
-
Haykal Kamil Dipalak di Kendari, Pelakunya Nekat Banget
-
Dari Ruang Kelas ke Forum Dunia: Cara Pelajar Indonesia Dilatih Jadi Diplomat Muda
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Bandara Internasional Minangkabau Layani 33 Penerbangan Sehari, Didominasi Rute Jakarta
-
Rekayasa Arus Sumbar-Riau Diperpanjang hingga Malam Ini, Polisi Fokus Antisipasi Lonjakan Arus Balik
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari