SuaraSumbar.id - Kekayaan Komjen Suyudi Ario Seto berdasarkan LHKPN Rp 9,8 Miliar
Kekayaan Komjen Dedi Prasetyo berdasarkan berdasarkan Rp 11,1 Miliar
Komjen Suyudi Ario Seto dan Komjen Dedi Prasetyo sama-sama Calon Kapolri
Isu pergantian Kapolri Listyo Sigit Prabowo semakin menguat usai Presiden Prabowo Subianto dikabarkan telah mengirim surat ke DPR RI.
Dua nama jenderal bintang tiga muncul sebagai kandidat pengganti, yakni Komjen Suyudi Ario Seto dan Komjen Dedi Prasetyo.
Keduanya kini tengah menjadi sorotan publik, bukan hanya karena rekam jejak karier, tetapi juga soal harta kekayaan yang mereka laporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Profil Komjen Suyudi Ario Seto
Komjen Suyudi Ario Seto lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994. Pendidikan lanjutan ia tempuh di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sespimti Polri pada 2018.
Kariernya dimulai sebagai penyidik di Polda Metro Jaya, kemudian menjabat Kanit II Resmob, Kapolsek Pasar Minggu, hingga Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan.
Nama Suyudi semakin dikenal saat menduduki jabatan Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2019 karena menangani berbagai kasus besar.
Suyudi juga pernah menjabat sebagai Wadirtipideksus dan Wadirtipidsiber Bareskrim Polri, Wakapolda Metro Jaya (2023), Kapolda Banten (2024–2025), hingga akhirnya dilantik Presiden Prabowo sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 25 Agustus 2025 melalui Keppres Nomor 118/TPA Tahun 2025.
Kekayaan Komjen Suyudi Ario Seto
Berdasarkan LHKPN, Komjen Suyudi Ario Seto tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 9,81 miliar. Kekayaan itu sebagian besar berbentuk tanah dan bangunan senilai Rp 8,82 miliar yang tersebar di Tangerang, Majalengka, Serang, Sumbawa, hingga Jakarta Selatan.
Selain itu, Suyudi juga memiliki kendaraan dengan nilai Rp349 juta, yakni satu motor Yamaha BG6 tahun 2018 senilai Rp 44 juta dan mobil Mini Cooper tahun 2011 senilai Rp 305 juta.
Ia juga melaporkan harta bergerak lain senilai Rp40 juta serta kas Rp600 juta. Suyudi tidak tercatat memiliki utang.
Berita Terkait
-
Sentil Isu Sensitif, Mahfud MD Ingatkan Pesan Prabowo Soal Masa Depan Bangsa
-
Gaji PM Singapura Naik Jadi Rp49,8 Miliar, Berapa Gaji Presiden Prabowo?
-
PDIP Sebut Pidato AHY Sarat Pesan Politik, Ada Ketidakpuasan di Kabinet Prabowo?
-
BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat
-
Oleh-oleh Diplomatik dari Rusia: Putin Tawarkan Investasi Pabrik Pupuk hingga Kapal Pengolahan Ikan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat