Riki Chandra
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 17:06 WIB
Massa mahasiswa dan Ojol melakukan aksi di depan Mako Polda Sumbar. [Suara.com/Saptra S]

SuaraSumbar.id - Massa mahasiswa melakukan aksi unjuk di depan Mako Polda Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (29/8/2025) sore. Mahasiswa ini tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Padang.

Selain mahasiswa, massa juga datang dari para driver ojek online (ojol). Massa memulai aksi pada pukul 16.07 WIB. Mereka mayoritas memakai almamater dan kaos hitam serta atribut ojol.

Sesampai di gerbang Mako Polda Sumbar, massa langsung berteriak dengan kata "pembunuh" di hadapan personel kepolisian yang berjaga aksi demonstrasi.

"Pembunuh... Pembunuh... Pembunuh...," sorak seluruh massa mahasiswa.

Mahasiswa ini juga membawa spanduk dengan berbagai tulisan. Tulisan itu di antaranya: "Polisi tidak adil pelindung atau pelindas, klakson panjang tanda ikut berduka #polisimusuh masyarakat.

Aksi massa mahasiswa ini buntut tewasnya seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) oleh kendaraan taktis milik Brimob.

"Hari kita apresiasi kepolisian memiliki gelar terbaru kawan-kawan, apa?," kata orator aksi.

"Pembunuh" sahut massa mahasiswa sembari meminta Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menemui mereka.

Pantauan SuaraSumbar.id, aksi mahasiswa ini membuat akses jalan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman ditutup. Kendaraan dialihkan karena massa melakukan aksi hingga ke tengah jalan.

Kontributor: Saptra S

Load More