SuaraSumbar.id - Gunung Marapi kembali erupsi pada Rabu (13/8/2025). Letusan tersebut menambah catatan aktivitas vulkanik yang terus erupsi sepanjang tahun ini.
Kali ini, kolom abu terlihat mencapai ketinggian 500 meter di atas puncak, menambah kecemasan masyarakat Sumatera Barat terhadap potensi bahaya lahar maupun gangguan pernapasan.
Menurut Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, erupsi terjadi pada pukul 12:02 WIB dan terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 6,3 mm serta durasi sekitar 27 detik.
"Visual menunjukkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang mengarah ke timur laut," kata petugas PGA Gunung Marapi, Teguh Purnomo.
Sebelumnya, pada 12 Agustus 2025, Gunung Marapi memuntahkan kolom abu setinggi 1.600 meter di atas puncak, terekam dengan amplitudo 30,4 mm dan durasi ±34 detik
Aktivitas ini termasuk yang tertinggi sepanjang tahun ini, meski status tetap bertahan di Level II (Waspada).
PVMBG menegaskan agar masyarakat dan pengunjung tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari Kawah Verbeek, mengingat potensi bahaya lahar dingin terutama saat hujan deras
"Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau untuk memakai masker penutup mulut dan hidung agar terhindar dari risiko ISPA, serta menjaga kebersihan atap rumah dari timbunan abu," katanya.
Selama tahun 2025, tercatat Gunung Marapi telah mengalami aktivitas vulkanik sebanyak 85 kali erupsi, menjadikannya salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
-
SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar
-
Bareskrim Turunkan Tim ke Sumbar Bidik Tambang Emas Ilegal, Ada Aktor Besar yang Diincar?
-
PKB soal Bencana Sumatra: Saling Tuding Cuma Bikin Lemah, Kita Kembali ke Khitah Gotong Royong
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung