SuaraSumbar.id - Upaya memperluas konektivitas digital dan mendukung UMKM Batik di Kabupaten Solok dilakukan serius oleh Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) di Sumatra Barat (Sumbar).
Tak hanya menghadirkan jaringan 4G yang merata, Indosat juga mendorong penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya melalui pelatihan dan akses teknologi yang lebih baik.
Melalui inisiatif terbaru, Indosat menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pembangunan ekonomi lokal.
Fokus diberikan kepada Kabupaten Solok, wilayah yang terkenal akan kekayaan budaya dan potensi wisata alam seperti Danau Singkarak, Bukik Cambai, dan Gunung Talang.
“Salah satu komitmen Indosat dalam memberdayakan Indonesia adalah menghadirkan harapan agar UMKM lokal dapat tumbuh bersama sektor pariwisata. Solok memiliki kekayaan alam dan budaya luar biasa, dan kami ingin mendukung potensi itu agar berkembang di era digital,” ujar EVP – Head of Circle Sumatra IOH, Agus Sulistio, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/7/2025).
Hingga pertengahan 2025, Indosat telah memperkuat lebih dari 1.000 titik jaringan 4G Sumatra Barat, termasuk daerah perkotaan dan pedesaan seperti Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Solok.
Di Kabupaten Solok, titik strategis yang diperkuat antara lain Pasar Sumani, Alahan Panjang, dan Nagari Tabek, yang menjadi sentra pelaku usaha dan destinasi wisata.
Dampak nyata dari digitalisasi ini dirasakan langsung oleh Yusrizal, pendiri Batik Salingka Tabek yang berlokasi di Bawah Duku, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.
“Batik Salingka Tabek kami pasarkan sebagian besar secara online. Wisatawan dari Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, hingga Singapura pernah datang langsung ke workshop kami," katanya.
Produk batik khas Solok ini memuat motif unik seperti Rumah Gadang Usang, Masjid Tuo, dan Bareh Solok.
Yusrizal telah mematenkan puluhan motif batik yang ia kembangkan secara otodidak melalui pembelajaran daring. Ia juga mengakui bahwa pelatihan digital yang diberikan Indosat turut meningkatkan pelayanan pelanggan dan memperluas pasar secara daring.
Selain itu, kehadiran jaringan Indosat mendorong pertumbuhan UMKM digital Sumatera Barat, dengan peningkatan penjualan lewat media sosial dan kolaborasi antar komunitas lokal. Peluang kerja baru pun tercipta, khususnya di sektor ekonomi kreatif yang menjadikan warisan budaya sebagai identitas produk unggulan.
Langkah Indosat di Solok sejalan dengan strategi nasional digitalisasi UMKM dan pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Melalui inisiatif ini, Indosat berupaya menjadikan konektivitas bukan sekadar layanan, tetapi juga sebagai pengungkit pemberdayaan masyarakat di daerah.
Berita Terkait
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Teknologi AI Kini Siap Menjangkau Seluruh Indonesia
-
Kolaborasi XLSMART dan Mitratel Dorong Digitalisasi Korporasi Indonesia
-
Indosat Gandeng Safaricom, Hadirkan AI dan M-PESA untuk Layanan Digital Lebih Cerdas
-
11 Jam Live TikTok di Jalur Mudik, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI
-
Samsung Galaxy S26 Resmi Dibundling IM3 Platinum, Kuota Tembus 1 TB
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari
-
Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat
-
Erupsi Gunung Marapi 26 Detik, Kolom Abu Tak Terlihat