Program ini dinilai memperkuat peran Sumbar dalam diplomasi kemanusiaan berbasis keislaman, yang sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk memperluas kontribusi daerah dalam agenda solidaritas global.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian ASN dan BUMD yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk berkurban. Alhamdulillah, wilayah distribusinya semakin meluas, dari yang awalnya hanya di Sumbar sekarang sampai ke Palestina. Kami berharap ke depan semangat ini terus tumbuh, agar lebih banyak masyarakat kita yang menerima manfaatnya,” ungkap Gubernur Mahyeldi.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, program Tebar Kurban Pemprov Sumbar mengalami peningkatan signifikan.
Pada tahun 2024, sapi yang berhasil dikumpulkan hanya berjumlah 54 ekor. Tahun ini, lonjakan hingga 68 ekor menunjukkan semakin kuatnya partisipasi dari ASN dan BUMD dalam kegiatan sosial keagamaan ini.
Peningkatan ini dinilai sebagai indikator positif bahwa budaya kurban masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat birokrasi dan pelaku usaha daerah.
Distribusi kurban dilakukan secara langsung maupun melalui lembaga sosial yang telah diverifikasi oleh Pemprov. Wilayah penerima difokuskan pada nagari dan kecamatan dengan kategori rentan dan minim akses daging segar.
Al Amin menyebutkan bahwa program ini akan terus ditingkatkan dengan distribusi yang lebih terarah dan pemerataan penerima manfaat.
“Dari tahun ke tahun, kami melihat bahwa distribusi hewan kurban ini mampu menjangkau masyarakat yang sebelumnya belum pernah merasakan manfaat kurban. Ini bukan hanya tentang penyembelihan, tapi soal pemerataan hak dalam momentum hari besar keagamaan.”
Dengan pelibatan seluruh elemen di Pemprov, program ini menjadi salah satu contoh konkret bagaimana kebijakan berbasis keagamaan dapat dikombinasikan dengan sistem kerja pemerintah yang profesional.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan ketimpangan distribusi pangan, kehadiran hewan kurban dari Pemprov Sumbar ini menjadi bentuk nyata intervensi sosial yang berdampak langsung ke masyarakat akar rumput.
Momentum Idul Adha tahun ini juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran sosial ASN dan pelaku usaha daerah bahwa kepedulian terhadap sesama, baik di dalam negeri maupun lintas negara seperti Palestina, merupakan tanggung jawab bersama.
Berita Terkait
-
Tolak Pidato Netanyahu di PBB, DPR Puji Aksi Walk Out Delegasi Indonesia
-
AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB
-
Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York
-
Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
-
Prabowo Gemakan Free Palestine di Gontor, Pengamat: Retorika dan Aksi Belum Selaras
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi