Sepanjang Mei 2025, ini adalah erupsi ke-11 dan hembusan ke-6.499 yang tercatat.
Aktivitas vulkanik Gunung Marapi memang menunjukkan tren meningkat sejak akhir 2023. Sebagian besar letusan bersifat eksplosif dengan kolom abu mencapai lebih dari 1.000 meter, menandakan adanya akumulasi tekanan dari dapur magma yang cukup signifikan.
Kondisi ini membuat pengawasan terhadap aktivitas gunung terus diperketat oleh PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi).
Masyarakat pun diminta untuk mematuhi imbauan resmi dan tidak mudah percaya terhadap informasi hoaks yang kerap menyebar pasca-erupsi.
Sebagai langkah pencegahan dampak kesehatan dari hujan abu vulkanik, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut.
Hal ini penting untuk mengurangi paparan debu vulkanik yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi untuk menjaga suasana tetap kondusif.
Upaya ini penting untuk menghindari kepanikan berlebihan yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri.
Tim pemantau gunung masih terus mencatat aktivitas yang terjadi di sekitar puncak Gunung Marapi. Belum ada laporan terkait korban jiwa atau kerusakan signifikan akibat letusan pagi tadi, namun status kewaspadaan tetap diberlakukan.
Dengan aktivitas yang masih tinggi, Gunung Marapi menjadi perhatian utama dalam sistem peringatan dini bencana alam di Sumatera Barat. Potensi bahaya bisa datang sewaktu-waktu, sehingga masyarakat diminta tetap siaga dan mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Akses Padang-Bukittinggi Longsor, Kementerian PU Ungkap Proyeksi saat Mudik
-
Tunjukkan Empati, Warga Bukittinggi Rayakan Tahun Baru di Jam Gadang Tanpa Pesta Kembang Api
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Ekonomi Kerakyatan Terus Digerakkan, BRI Kantongi Laba Rp31,2 Triliun
-
Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT