SuaraSumbar.id - Seorang warga di Pantai Selatan Pasia Lubuak Aluang, Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), tewas akibat tertimpa reruntuhan rumah yang roboh karena pohon kelapa tumbang.
Kejadian tragis ini terjadi pada Minggu malam (8/12/2024), ketika angin kencang melanda wilayah tersebut. Korban bernama Hasrat (48), seorang perempuan, meninggal dunia di tempat kejadian setelah bagian dapur rumahnya hancur tertimpa pohon kelapa yang tumbang.
"Korban saat itu berada di dapur untuk mengambil nasi. Pohon kelapa yang tumbang menimpa dapur rumah, menyebabkan korban tertimpa reruntuhan. Meski sempat dibawa ke Puskesmas Kambang, korban telah meninggal di lokasi kejadian," kata Camat Lengayang, Alpi Yendri, Senin (9/12/2024).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesisir Selatan, Defrisiswardi mengatakan, angin kencang disertai hujan deras telah terjadi di wilayah itu sejak 1 Desember 2024.
Kondisi ini menyebabkan tanah menjadi lunak sehingga mempermudah tumbangnya pohon besar. Hingga kini, tercatat tujuh pohon tumbang di sejumlah kecamatan di Pesisir Selatan.
"Tanah yang jenuh air karena hujan membuat akar pohon kehilangan daya cengkeramnya, sehingga mudah tumbang oleh angin," ujar Defrisiswardi.
Pihak pemerintah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang memiliki pohon besar di sekitar rumah. Camat Lengayang mengingatkan pentingnya tindakan pencegahan dengan menebang pohon-pohon besar yang berpotensi membahayakan.
"Kami berharap masyarakat segera menebang pohon besar yang berada terlalu dekat dengan tempat tinggal agar kejadian serupa tidak terulang," katanya.
BPBD Pesisir Selatan juga mengingatkan warga untuk selalu memantau kondisi cuaca dan memperhatikan keselamatan lingkungan sekitar.
Peristiwa pohon tumbang akibat angin kencang ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi bencana, terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap cuaca ekstrem. (antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Agam, Dua Rumah Rusak dan Warung Tertimpa Pohon
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk