SuaraSumbar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dharmasraya menetapkan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 08 Nagari Empat Koto Pulau Punjung pada Selasa, 3 Desember 2024. Keputusan ini diambil setelah melalui rapat pleno yang digelar pada Sabtu (30/11/2024).
Komisioner KPU Dharmasraya, Hanna Citra Utami mengatakan, rekomendasi PSU dari Bawaslu Dharmasraya diterima pada Sabtu pagi (red_). Setelah dilakukan kajian, KPU menyatakan bahwa pelaksanaan PSU di TPS 08 memenuhi seluruh ketentuan yang diperlukan.
"Kami memastikan seluruh logistik dan perlengkapan, termasuk surat suara untuk pemilihan gubernur, wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati, sudah tersedia dan siap digunakan," ujar Hanna.
Surat suara tersebut telah tiba dari provinsi pada hari yang sama. Sebagai persiapan, KPU Dharmasraya akan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Minggu, 1 Desember 2024.
"Bimtek ini untuk memastikan kesiapan SDM dalam menghadapi pelaksanaan PSU mendatang," tambahnya.
Jumlah pemilih di TPS 08 Nagari Empat Koto Pulau Punjung tercatat sebanyak 512 orang, terdiri dari 510 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), satu pemilih pindahan, dan satu pemilih tambahan.
Sebelumnya, Bawaslu Dharmasraya merekomendasikan PSU di TPS 08 karena ditemukan pelanggaran dalam proses pemungutan suara. Dua pemilih tambahan yang tidak berhak telah menggunakan hak pilih di TPS tersebut.
Rekomendasi ini diterbitkan sebagai bagian dari pengawasan ketat untuk memastikan proses pemilu berjalan sesuai aturan.
PSU ini menjadi bagian dari rangkaian Pilkada serentak 2024 yang melibatkan pemilihan gubernur, wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati. (antara)
Berita Terkait
-
Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Ketua KPU: Dunia Sampai Akhirat Tak Akan Ada Lagi, Pemilu Serentak Hanya di Indonesia!
-
Partisipasi Publik di Pilkada 2024 Naik Kelas: 4 Provinsi Raih Predikat Fully Participatory
-
Kemendagri Beberkan 'Penyakit Kronis' Demokrasi: Politik Uang Merajalela Akibat Banyak Warga Miskin!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung