SuaraSumbar.id - Polres Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), mencatat peningkatan kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum mereka sepanjang Januari hingga September 2024. Sedikitnya, jumlah kasus mencapai 38, meningkat dari tahun 2023 yang hanya 36 kasus dalam periode yang sama.
"Pada tahun 2023 tercatat 36 kasus. Saat ini, baru memasuki Oktober 2024, namun sudah ada 38 kasus. Kami perkirakan angka ini akan terus bertambah hingga akhir tahun," ujar Kasat Resnarkoba Polres Pariaman Iptu Darmawan, Rabu (2/10/2024).
Dengan adanya peningkatan ini, pihak kepolisian telah menetapkan lebih dari 50 tersangka dengan latar belakang usia dan daerah yang beragam.
Menurut Darmawan, kasus narkotika di Pariaman kian memprihatinkan, dan masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar mereka, guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan narkotika.
“Segera laporkan ke polisi jika melihat ada aktivitas mencurigakan. Kerjasama masyarakat sangat dibutuhkan untuk menekan kasus ini,” tegas Darmawan.
Salah satu kasus menonjol yang diungkap pada 31 Agustus 2024 adalah penangkapan empat pelaku penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Pariaman Selatan.
Para pelaku menggunakan rumah salah satu tersangka sebagai lokasi transaksi narkoba. Kecurigaan warga terhadap seringnya orang keluar-masuk rumah tersebut menjadi kunci terungkapnya kasus ini.
Salah satu pelaku berinisial M (42), diketahui telah menggunakan rumahnya untuk melakukan transaksi narkotika selama dua bulan. Selain M, tiga pelaku lainnya juga ditangkap dalam operasi tersebut, termasuk dua pelaku asal Sumatera Utara, yakni HK (30) dan FA (34), serta seorang warga setempat berinisial P (42).
Darmawan menambahkan bahwa para pelaku saling mengenal karena M sebelumnya merantau ke luar daerah. Kasus ini menambah daftar panjang kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah Pariaman yang terus meningkat setiap tahunnya. (antara)
Berita Terkait
-
Pemerintah Pulangkan 2 WN Belanda Terpidana Kasus Narkotika Hukuman Mati dan Seumur Hidup
-
Populasi Sapi di Kota Pariaman Anjlok, Peternak Terhimpit Ekonomi?
-
Ammar Zoni Ditangkap Lagi, Begini Reaksi Ayah Irish Bella
-
Dukung Penanggulangan Narkoba di LP Cipinang, Program Tanggap Anti Narkoba untuk Warga Binaan Diluncurkan
-
Amnesty International Kritik Hukuman Mati di Indonesia Masih Tinggi, Paling Banyak Kasus Narkotika
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
CEK FAKTA: Presiden AS Donald Trump Dimakzulkan Usai Serang Iran, Benarkah?
-
Perbaikan Jalan Malalak Agam Pasca Bencana, Pemerintah Kucurkan Setengah Triliun Lebih
-
CEK FAKTA: Viral Detik-detik Ka'bah Diterjang Banjir, Benarkah?
-
3 Fakta Kazaki Nakagawa, Pemain Baru Semen Padang yang Pertama Gabung Klub Indonesia
-
7 Fakta Pesawat ATR 400 Rute Jogja-Makassar Hilang, Warga Dengar Ledakan hingga Kepulan Asap