SuaraSumbar.id - Kesehatan empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), dinyatakan memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hasil ini diumumkan setelah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di Rumah Sakit Universitas Andalas (Unand) Padang, Kamis (5/9/2024).
Ketua KPU Agam, Herman Susilo mengatakan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan selama tiga hari tersebut memastikan bahwa empat pasangan calon bupati dan wakil bupati siap untuk mengikuti Pilkada serentak 2024.
"Pemeriksaan kesehatan melibatkan beberapa aspek, termasuk jasmani, narkotika, dan rohani," katanya.
Empat pasangan calon yang menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Unand Padang terdiri dari pasangan Guspardi Gaus-Yogi Yolanda yang diusung oleh PDIP, PKB, Hanura, Ummat, dan Buruh pada hari pertama (30/8/2024).
Pasangan Benni Warlis-Muhammad Iqbal yang didukung oleh PKS dan PPP, serta Irwan Fikri-Asra Faber yang diusung oleh Partai Demokrat dan NasDem menjalani pemeriksaan pada hari kedua (31/8/2024).
Sementara itu, pasangan Andri Warman-Martias Wanto, yang diusung oleh PAN, Gerindra, dan PBB, menjalani tes pada hari ketiga (2/9/2024).
Herman Susilo menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari persiapan KPU Agam untuk memastikan kesehatan fisik dan mental para calon sesuai dengan standar yang ditetapkan. Proses ini dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Agam setelah koordinasi dengan pihak terkait.
Dengan hasil pemeriksaan ini, KPU Agam memastikan bahwa semua pasangan calon memenuhi syarat untuk mengikuti kontestasi Pilkada.
"Kami berharap hasil ini dapat memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai calon pemimpin mereka," tambah Herman Susilo. (Antara)
Berita Terkait
-
Ratusan Rumah Luluh Lantak, Pemkab Agam Membutuhkan 525 Huntara Bagi Korban Banjir
-
Kisah Pria Sampai Sewa Alat Berat Sendiri, Demi Temukan Jasad Ibu yang Tertimbun Longsor di Agam
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Video Longsor dan Banjir Bandang Terjang Danau Maninjau, Rumah Hancur dan Jalan Amblas
-
Seperti Kabinetnya, Prabowo Ingin 'Ospek' Para Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung