SuaraSumbar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), melaporkan bahwa belum ada bakal pasangan calon (paslon) yang mendaftar pada hari pertama masa perpanjangan pendaftaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dibuka mulai 2 September 2024.
KPU Dharmasraya terus membuka pendaftaran hingga 4 September 2024. Namun, belum ada penantang dari paslon Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni yang menjadi paslon satu-satunya hingga hari ini.
"Belum ada bakal paslon yang mendaftar hari ini," ungkap Ketua KPU Dharmasraya, France Putra, Senin (2/9/2024).
France mengatakan, bahwa pendaftaran bakal paslon pada hari pertama perpanjangan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Pendaftaran akan dibuka kembali pada Rabu (3/9/2024) dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB, dan pada hari terakhir, Kamis (4/9/2024), pendaftaran akan diperpanjang hingga pukul 23.59 WIB.
Meski telah dibuka, KPU Dharmasraya belum menerima pemberitahuan atau konfirmasi dari partai politik atau gabungan partai politik yang akan mendaftarkan pasangan calon pada hari kedua masa perpanjangan ini.
"Belum ada konfirmasi atau konsultasi terkait pendaftaran ini, namun kami tetap membuka pendaftaran sesuai dengan jadwal yang telah diumumkan," jelas France Putra.
Sebelumnya, KPU Dharmasraya telah melakukan sosialisasi mengenai masa perpanjangan pendaftaran dari tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2024. Pendaftaran paslon sendiri dimulai pada 2 hingga 4 September 2024.
Sosialisasi tersebut ditujukan kepada Forkompinda, Bawaslu, pimpinan partai politik, hingga liaison officer pasangan yang sudah mendaftar.
France Putra menambahkan, tahapan pendaftaran pada hari pertama masa perpanjangan berjalan tanpa kendala. KPU Dharmasraya berkomitmen untuk melaksanakan tahapan pendaftaran pasangan calon dalam Pilkada serentak 2024 sesuai dengan ketentuan dan waktu yang telah ditentukan.
Pada periode pendaftaran sebelumnya, KPU Kabupaten Dharmasraya telah menerima satu bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya, yaitu pasangan Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni, yang diusung oleh Partai Gerindra, Partai Hanura, PKS, PAN, PKB, Partai Golkar, PPP, PDIP, dan Partai Demokrat. (Antara)
Berita Terkait
-
Seperti Kabinetnya, Prabowo Ingin 'Ospek' Para Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024
-
Pesan Pemuda NTT Pasca Pilkada 2024: Jaga Persatuan, Dukung Kepala Daerah Terpilih
-
Bawaslu Tegaskan Formulir C6 Hanya Undangan untuk Memilih, Bukan Syarat Mutlak Bisa Ikut Mencoblos
-
Viral Pria Nyoblos di TPS Dikawal Kambing, Ditemani Hingga ke Bilik Suara
-
Agama Sherly Tjoanda: Cagub Maluku Utara Menang Pilkada 2024, Kakinya Patah Saat Kecelakaan Renggut Nyawa Benny Laos!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung