SuaraSumbar.id - Kecelakaan kapal nelayan terjadi Perairan Karang Gabuo, Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (20/8/2024) malam. Satu dari 13 penumpang kapal itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Jasad seorang ABK itu ditemukan tak jauh dari tempat kapal kecelakaan. Kabar itu dibenarkan BPBD Kota Padang. Informasinya, kecelakaan kapal terjadi usai menabrak batu karang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Al Banna mengatakan, saat kecelakaan kapal itu terjadi, sebagian nelayan terjatuh ke laut. Sebanyak 12 orang nelayan berhasil diselamatkan.
"Nelayan yang hilang dan ditemukan meninggal bernama Yandri Aldi. Dia diduga terbawa arus bersama jaring kapal hingga tersangkut di batu karang," kata Al Banna, Rabu (21/8/2024) pagi.
Menurutnya, jasad Yandri ditemukan tim SAR Padang sekitar pukul 22.30 WIB. "Sudah diserahkan ke keluarga," katanya.
Atas kejadian itu, Al Banna meminta seluruh nelayan waspada dan berhati-hati saat melaut. Sebab, cuaca kini sedang ekstrem dengan kondisi hujan lebat disertai angin kencang.
Kontributor : B Rahmat
Tag
Berita Terkait
-
Hari Apes Tak Ada di Kalender: Lagi Asyik Tidur, Kamar Ditabrak Kapal yang Melintas
-
Lika-Liku Hidup Santri di Buku Setegar Batu Karang, Seindah Senja Sore
-
Kecelakaan Kapal Dolphin Cruise 2 di Bali
-
KM Barcelona Terbakar: DPR Bongkar Bobrok Pengawasan Kemenhub, 90 Persen Kecelakaan Akibat Kelalaian
-
Update Kecelakaan KM Barcelona V.A di Pulau Talise, TNI Ungkap Kondisi Penumpang
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung