SuaraSumbar.id - Polresta Padang resmi menahan enam pelaku tawuran bersenjata tajam yang hebog Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (10/8/2024) dini hari.
Dalam aksi tawuran tersebut, tangan sebelah kiri Farel Okta Firmansyah (16) putus ditebas senjata tajam. Polisi menyebut korban juga pelaku dari tawuran tersebut.
Tawuran yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ini melibatkan sejumlah pemuda dari Kecamatan Lubuk Begalung, Padang.
Kepala Unit Kejahatan dan Kekerasan Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Iptu Habiib Hakainul mengatakan, enam pelaku yang terlibat telah resmi ditahan dan dijerat dengan pidana kepemilikan senjata tajam.
"Enam pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka, semuanya kami tahan atas pidana kepemilikan senjata tajam," ujar Habiib, Senin (12/8/2024).
Dari enam pelaku yang ditahan, empat di antaranya berusia hampir 19 tahun, sementara dua lainnya masih di bawah umur. Empat pelaku dewasa saat ini ditahan di sel Polresta Padang, sementara dua pelaku anak-anak ditempatkan di sel khusus di Polsek Kuranji.
Menurut Habiib, para pelaku diancam dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara sesuai dengan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Namun, untuk dua pelaku yang masih anak-anak, hukumannya akan disesuaikan dengan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Tim Penyidik Polresta Padang juga menyita enam bilah senjata tajam sebagai barang bukti dari kasus ini. Meskipun enam pelaku telah ditahan, kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengusut tuntas motif di balik tawuran ini.
Awalnya, tim gabungan Polresta Padang dan Polsek Lubuk Begalung mengamankan 10 pemuda terkait aksi tawuran, namun setelah penyelidikan, hanya enam pelaku yang memenuhi unsur tindak pidana dan diproses secara hukum. Empat pemuda lainnya kini berstatus sebagai saksi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Viral Momen Kocak Polisi Tangkap Buron di Dalam Bus, Pelaku Panik Lagi Asyik Tiduran
-
Duka di Hari Kemerdekaan: Cerita Keluarga S, Pemuda yang Tewas Usai Euforia Laga Sepak Bola
-
Ngeri! Terpental saat Dikejar Pelaku Tawuran, Bocah Belasan Tahun Tewas Tertancap Pagar Trotoar
-
Kasus Mayat 7 ABG di Kali Bekasi, Kapolres Dani Ungkap soal Ajakan Remaja Kumpul hingga Penangkapan di Polsek
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Percepat Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Apresiasi
-
AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar
-
Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Polwan Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP, LBH Padang Kecam Penghentian Kasus