SuaraSumbar.id - Kasus dugaan korupsi pengadaan sapi di Pemkab Solok Selatan dilirik Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kejati Sumbar). Informasinya, kasus tersebut sedang diselidiki berdasarkan surat Perintah Penyelidikan tertanggal 6 Juni 2024 lalu.
Kasi Penkum Kejati Sumbar M Rasyid membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, pihak Kejati Sumbar masih mendalami dugaan korupsi itu.
"Iya, sedang proses penyelidikan. Kita sedang mendalaminya," kata M Rasyid kepada wartawan, Selasa (6/8/2024).
Dia mengatakan, proyek pengadaan sapi itu terjadi tahun 2021 dan 2023 dengan anggaran masing-masing Rp 8 miliar.
Kejati Sumbar sudah meminta keterangan dari 60 orang di lingkungan Pemkab Solok Selatan. Kasus tersebut merupakan pengembangan dari dugaan korupsi lahan hutan seluas 650 hektare yang juga ditangani Kejati Sumbar.
"Mereka yang dimintai keterangan itu sama dengan kasus lahan. Ada 60 orang. Kasus sapi ini pengembangan dari kasus lahan," jelas Rasyid.
Seperti diketahui, Kejati Sumbar sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi alih fungsi lahan hutan negara seluas 650 hektare di Kabupaten Solok Selatan.
Kasus itu diduga melibatkan Bupati Solok Selatan Khairunas dan keluarganya seperti adik iparnya IS, dua anak Khairunas ZER dan KR.
Khairunas beserta keluarganya bersama sejumlah OPD dan kelompok tani yang diketuai IS telah dimintai keterangan beberapa waktu lalu.
Namun saat itu, Khairunas usai dimintai keterangan waktu itu tidak memberikan keterangan. "Tanya aja ke penyidik ya," kata Khairunas kepada awak media.
Tag
Berita Terkait
-
Rekam Jejak AKBP Arief Mukti Kapolres Solok Selatan, Rumah Dinasnya Diberondong Peluru AKP Dadang
-
DOR! Kabag Ops Tembak Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, Polda Sumbar Bereaksi
-
Dituduh Firli Bahuri Bocorkan Dokumen KPK Terkait Perkara Sapi ke SYL, Irjen Karyoto: Saya Lebih Baik Diam
-
Segera Diadili di Persidangan,Kejaksaan Susun Dakwaan Dua Tersangka Korupsi Masjid Raya Sumbar
-
Hakim PN Banda Aceh Vonis Bebas 5 Terdakwa Korupsi Pengadaan Sapi Rp 3,4 Miliar
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan
-
Pasar Gaung Diacak-acak Petugas, Polda Sumbar Sapu Bersih 'Kampung Narkoba' di Padang