SuaraSumbar.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan melakukan monitoring intensif pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Calon Legislatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di dapil Sumatera Barat, yang diadakan Sabtu, 13 Juli 2024.
Kegiatan ini melibatkan komisioner Bawaslu yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan PSU berjalan dengan aman dan lancar.
Nurmaidi, Kordiv Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Pessel, menyatakan bahwa pengawasan meliputi 1.640 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah Kabupaten Pesisir Selatan.
“Kami telah membagi wilayah monitoring sesuai wilayah tanggung jawab masing-masing komisioner,” ujar Nurmaidi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pengawasan khusus dilakukan di beberapa kecamatan yang dinilai rawan, seperti Lengayang, Sutera, dan Koto XI Tarusan, yang memiliki jumlah pemilih lebih banyak dibanding kecamatan lain.
“Namun, hingga saat ini, belum ada laporan mengenai pelanggaran yang masuk,” tuturnya.
Nurmaidi juga mengimbau masyarakat untuk aktif memantau proses PSU di wilayah mereka dan melaporkan jika terdapat kegiatan mencurigakan atau yang melanggar prosedur.
“Bawaslu Pessel siap memproses setiap laporan sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku,” pungkasnya.
Dengan pengawasan ketat ini, Bawaslu berharap PSU di Kabupaten Pesisir Selatan dapat terlaksana dengan transparan dan adil, memastikan integritas proses pemilihan.
Baca Juga: Drama Politik Sumbar: Irman Gusman Pepet Ketat Jelita Donal di PSU DPD RI
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Drama Politik Sumbar: Irman Gusman Pepet Ketat Jelita Donal di PSU DPD RI
-
Tiga TPS di Padang Panjang Jadi Fokus Peninjauan PSU DPD RI, Warga Antusias Berpartisipasi
-
Partisipasi Menurun Drastis, Cerint Tetap Unggul di PSU DPD RI TPS 002 Pesisir Selatan
-
Liburan Jadi Alasan! Partisipasi PSU DPD di Pariaman Rendah
-
Tanpa Pengawalan, Pj Wali Kota Padang Panjang Gunakan Hak Suara di PSU DPD RI
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Ribuan Warga Agam Masih Mengungsi, Dampak Banjir Bandang dan Longsor Belum Tuntas!
-
CEK FAKTA: Tautan Pendaftaran CPNS Dinas Perhubungan 2026 Viral di Medsos, Benarkah Resmi Dibuka?
-
Kondisi Nenek Saudah Penolak Tambang di Pasaman yang Dianiaya, Masih Dirawat di RS
-
Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas, Menag Era Jokowi Resmi Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Perempuan Bandar Sabu di Padang Diringkus Polisi, Sedia Paket Hemat Rp 50 Ribu!