SuaraSumbar.id - Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah PKS Sumatera Barat, Rahmat Saleh, mengungkapkan deklarasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan Vasco Ruseimy, akan ditunda hingga mendekati waktu pendaftaran ke KPU.
Rahmat menyatakan bahwa saat ini, Mahyeldi, yang akrab disapa Buya, masih fokus pada tugasnya dalam pemerintahan.
Menurut Rahmat, penundaan ini juga merupakan bagian dari kesepakatan antara partai-partai politik pendukung, yaitu PKS dan Gerindra, yang lebih mengutamakan kepentingan masyarakat daripada kegiatan politik.
"Buya Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy memiliki komitmen kuat untuk terus menjalankan roda pemerintahan di Sumatera Barat dengan harmonis," ujar Rahmat, Sabtu (13/7/2024).
Sementara itu, Rahmat juga menegaskan bahwa urusan politik saat ini sepenuhnya dipegang oleh partai koalisi. PKS dan Gerindra sedang mengurus strategi dan persiapan untuk pendaftaran pasangan calon.
"Kami memilih untuk fokus pada pemerintahan sekarang dan menyerahkan urusan politik kepada parpol koalisi," tambahnya.
Rahmat juga menyebut bahwa PKS Sumatera Barat sedang dalam komunikasi intens dengan beberapa partai lain seperti Demokrat, Golkar, PKB, dan PPP untuk kemungkinan membentuk koalisi yang lebih luas menjelang pendaftaran ke KPU.
Keterlibatan berbagai partai dalam koalisi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Mahyeldi dan Vasco dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Sumatera Barat yang akan datang, dengan menarik lebih banyak dukungan dari berbagai lapisan masyarakat.
Kontributor : Rizky Islam
Baca Juga: Gerindra-PKS Usung Duet Maut Mahyeldi-Vasco, Andre Rosiade: Kombinasi yang Tepat
Berita Terkait
-
Gerindra-PKS Usung Duet Maut Mahyeldi-Vasco, Andre Rosiade: Kombinasi yang Tepat
-
Mahyeldi-Vasco, PKS Jalan Bareng Gerindra di Pilkada Sumbar: Lepas Ego Masing-masing
-
Jadi Pendamping Petahana Mahyeldi di Pilgub Sumbar, Vasco Ruseimy: Bismillah
-
Vasco Ruseimy, Politisi 'Tiga Zaman': Golkar, Berkarya, Kini Gerindra Usung di Pilgub Sumbar
-
Audy Tersingkir! Ini Alasan PKS Pilih Vasco Dampingi Mahyeldi di Pilgub Sumbar
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung