SuaraSumbar.id - Seorang warga Kampung Lobe, Jorong Koto Dalam, Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, bernama Aswandi (29), meninggal tragis setelah diterkam buaya saat mencari lokan di aliran Sungai Batang Alin pada Senin (10/6) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasbar, Afrizal, mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Singgalang, menjelaskan bahwa Aswandi bersama dua rekannya, Bakri (38) dan Putra (28), sedang mencari lokan di sungai ketika seorang buaya tiba-tiba muncul dan menerkam Aswandi.
"Benar korban diterkam buaya saat mencari lokan di aliran Sungai Batang Alin, Jorong Air Haji, Nagari Ranah Air Haji," kata Afrizal, Selasa (11/6/2024).
Menurut saksi mata, setelah kejadian, teman-teman korban berteriak meminta bantuan sambil berusaha menyelamatkan Aswandi.
Warga sekitar yang mendengar teriakan langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu. Usaha pencarian berakhir pada pukul 18.00 WIB ketika Aswandi ditemukan masih berada di mulut buaya tersebut.
Personel Polsek Lembah Melintang, bersama dengan warga, BPBD, dan Basarnas, berhasil membuat buaya tersebut melepaskan korban setelah beberapa saat dikejar.
Aswandi segera dibawa ke Puskesmas Sungai Aur untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, sayangnya, nyawanya tidak bisa tertolong lagi dan dinyatakan meninggal oleh pihak puskesmas karena luka robek yang parah.
Afrizal menghimbau, "Kita menghimbau agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati ketika ke sungai, terutama saat melakukan aktivitas mencari lokan, karena walaupun musibah adalah takdir, kita hanya bisa berusaha dan waspada."
Insiden ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat lokal untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di dekat sungai, terutama di daerah yang diketahui sebagai habitat buaya.
Baca Juga: Tragis! Kecelakaan Maut di Air Rau Kinali Renggut Nyawa Ibu dan Anak Usai Ujian Sekolah
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Tragis! Kecelakaan Maut di Air Rau Kinali Renggut Nyawa Ibu dan Anak Usai Ujian Sekolah
-
Pasien Terpaksa Ditandu karena Jalan Terisolir, Warga Pasbar: Rasanya Kami Belum Merdeka
-
Tragis! Pria di Pasaman Barat Hilang Diterkam Buaya Saat Cari Lokan
-
Duduk Perkara Pria Pasaman Barat Ditangkap karena Persetubuhan Anak di Bawah Umur
-
Bejat! Tetangga di Pasbar Cabuli Gadis 15 Tahun, Modus Bujuk Rayu dan Janji Uang
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
CEK FAKTA: Purbaya Setop MBG Saat Ramadhan, Benarkah?
-
Gunung Marapi Erupsi, Semburan Abu Vulkanik Capai 1.600 Meter
-
6 Manfaat Konsumsi Kunyit untuk Kesehatan, Anti Radang hingga Jaga Otak!
-
Mendagri Sorot Dampak Serius Banjir Bandang di Sumbar, Ganggu Jalan Nasional hingga Ekonomi Warga
-
Benarkah Duduk Lama Main HP di Toilet Picu Ambeien? Ini Penjelasan Dokter