SuaraSumbar.id - Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Dharmasraya didominasi korban anak perempuan. Dari 11 kasus periode Januari-Mei 2024, hanya 1 korban laki-laki, selebihnya perempuan.
"Penanganan kasus kekerasan terhadap anak hingga saat ini sudah mencapai 11 kasus, sementara pada 2023 kekerasan terhadap anak mencapai 29 kasus," kata Plt Kasat Reskrim Polres Dharmasraya, Ipda Riandra, Jumat (7/6/2024).
Menurutnya, rata-rata yang menjadi korban tersebut anak-anak berusia enam sampai 16 tahun. Dengan sebaran di seluruh wilayah Kabupaten Dharmasraya.
Sebagian besar kekerasan tersebut dialami anak perempuan yakni dengan 10 kasus, satu kasus anak laki-laki pada 2024. Sementara di 2023, anak perempuan yang menjadi korban sebanyak 20, dan laki-laki sembilan kasus.
Ia menerangkan bentuk kekerasan yang dialami korban berbagai macam seperti, kekerasan seksual, cabul, persetubuhan, dan kekerasan fisik.
Menurut dia terdapat beberapa faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak, seperti timbulnya hasrat seksual yang tidak diiringi dengan pengendalian diri, kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak.
"Termasuk juga pergaulan bebas, pengaruh media pornografi dan lingkungan, serta kondisi ekonomi," lanjut dia.
Ia mengatakan terhadap kasus tersebut pihak Polres memberikan pelayanan secara maksimal kepada korban dalam rangka pengaduan dan pengungkapan kasus yang menimpa korban.
"Kemudian memfasilitasi pelaksanaan VER terhadap korban,merahasiakan identitas korban selama berlangsungnya proses penyelidikan dan penyidikan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
Terkini
-
Jalan Lintas Sungai Penuh-Tapan: Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Kini Kembali Dapat Dilalui
-
Efisiensi BBM, Gubernur Sumbar Instruksikan Kepala OPD Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas
-
Cekcok Berdarah di Hiburan Malam: Pria di Padang Tewas Ditusuk Lehernya, Pelaku Diringkus
-
Heboh Cahaya Misterius Melintas di Langit Sumbar, BMKG Berikan Penjelasan
-
Dramatis Ketika Basarnas Evakuasi Pria Keterbelakangan Mental Jatuh ke Sumur di Tanah Datar