SuaraSumbar.id - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), melarang sekolah mengadakan kegiatan luar ruangan berupa study tour bagi siswa yang telah tamat untuk mengatasi hal tidak diinginkan saat kondisi curah hujan cukup tinggi.
"Kita telah menyampaikan surat imbauan kepada TK, PAUD, SD dan SMP untuk tidak melaksanakan kegiatan perpisahan di luar ruangan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam Taslim, Selasa (4/6/2024).
Ia mengatakan, surat imbauan dengan Nomor 421/1670/Disdikbud-2024. Isi surat imbauan itu berupa sehubungan dengan cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah di Sumbar, mengakibatkan terjadinya bencana alam berupa tanah longsor dan banjir bandang.
Surat itu berisi pihak sekolah untuk tidak melaksanakan study tour, dharma wisata atau kegiatan lain yang dilaksanakan di alam terbuka.
Surat imbauan tersebut telah disampaikan ke seluruh sekolah di Agam sekitar dua minggu lalu.
"Surat imbauan telah kita sampaikan ke seluruh sekolah agar tidak melaksanakan study tour, dharma wisata atau kegiatan lain yang dilaksanakan di alam terbuka," katanya.
Ia menambahkan, surat imbauan itu dikeluarkan dalam menyikapi cuaca ekstrem melanda Sumbar dan mengatasi hal-hal tidak diinginkan bagi siswa yang melakukan perpisahan setelah tamat.
Bagi sekolah tidak mengindahkan imbauan tersebut maka kepala sekolah akan dipanggil dan diproses.
Namun pihak dinas tidak bertanggung jawab dengan kejadian tersebut, karena mereka telah diingatkan sebelumnya.
"Kita tidak bertanggung jawab dengan kegiatan dilaksanakan sekolah apabila terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Ratusan Rumah Luluh Lantak, Pemkab Agam Membutuhkan 525 Huntara Bagi Korban Banjir
-
Rumah Nyaman dan Bebas Ribet: Tips Menjaga Saluran Air di Luar Ruangan
-
Kisah Pria Sampai Sewa Alat Berat Sendiri, Demi Temukan Jasad Ibu yang Tertimbun Longsor di Agam
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Video Longsor dan Banjir Bandang Terjang Danau Maninjau, Rumah Hancur dan Jalan Amblas
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
7 Khasiat Konsumsi Air Kunyit yang Perlu Diketahui, dari Imunitas hingga Jantung
-
Tips Efektif untuk Cegah Campak pada Bayi Belum Divaksin
-
Pemerintah Tanggung Pajak Tiket Pesawat Ekonomi Selama 60 Hari
-
Pemilih Dharmasraya Capai 174 Ribu, KPU Buka Ruang Tanggapan Masyarakat
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar