SuaraSumbar.id - Seorang petani bernama Srimurni (45) di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), dirampok saat pergi ke ladang. Korban disekap di dalam mobil, tangannya diikat dan mata ditutup.
Korban lalu dibuang di pinggir jalan dan ditemukan oleh pengendara lain. Kini perampok tersebut telah ditangkap. Kedua pelaku adalah Romi dan Riki.
"Pelaku ditangkap di Kabupaten Solok, pada Senin 20 Mei 2024," kata Kasat Reskrim Polres Solok Kota, Iptu Nanang Saputra, Rabu (22/5/2024).
Nanang mengatakan, pelaku Romi diberi tindakan tegas terukur karena mencoba kabur saat ditangkap dan melawan.
"Pelaku merupakan merupakan residivis dalam kasus pembunuhan," ujarnya.
Menurut Nanang, antara pelaku dan korban tidak saling kenal. Awalnya, korban hanya menumpang di kendaraan pelaku.
"Pelaku ini tidak kenal dengan korban. Korban ini biasa pergi ke ladang, lalu menumpang kendaraan pelaku. Sudah biasa seperti itu," ungkapnya.
"Setelah itu di tengah perjalanan timbul niat jahat pelaku. Mata korban ditutup kain, tangannya diikat," sambung Nanang.
Dia menyebutkan mulut korban juga mengalami lebam. Namun belum diketahui penyebabnya, pelaku membantah melakukan kekerasan.
"Mulut korban lebam, bisa jadi mengalami kekerasan juga atau karena benturan ketika jatuh saat diturunkan dari mobil. Kan tangannya masih diikat, mata ditutup juga," katanya.
Pelaku mengambil barang korban berupa 11 emas cincin dan gelang, serta handphone. Barang itu dijual pelaku dengan total Rp 8 juta.
"Uang hasil penjualan digunakan pelaku untuk membeli handphone, baju dan kebutuhan sehari-hari," katanya.
Akibat perbuatannya, pelaku disangkaan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
Usai Dihantam Banjir, Ratusan Hektare Sawah di Padang Mulai Dipulihkan
-
Angkasa Pura Sumbar Mulai Stop Penerbangan Umrah Sementara
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung