SuaraSumbar.id - Sesosok mayat diduga korban banjir lahar dingin Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan di aliran sungai Batang Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Pelaksana tugas (Plt) Kapolsek Kuantan Tengah AKP Feri Wardi mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat tentang adanya adanya penemuan mayat pria mengapung di aliran Sungai Batang Kuantan, Desa Seberang Teluk Hilir.
"Mayat pria tanpa identitas ini langsung dievakuasi polisi dengan dibantu masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Mayat pria tersebut pertama kali ditemukan oleh masyarakat," katanya, Selasa (14/5/2024).
Sebelumnya, ia menerima permohonan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung, Sumbar untuk memantau mayat korban bencana alam tersebut. Diketahui aliran Sungai Batang Kuantan bagian hulu merupakan wilayah Kabupaten Sijunjung.
"Sedangkan hilirnya ke Kabupaten Kuansing dan Kabupaten Indragiri Hulu," kata AKP Feri Wardi.
Feri mengatakan bahwa identitas korban belum diketahui. Pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sijunjung.
"Kami mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan proses identifikasi," ujarnya.
Diketahui, jumlah korban tewas akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi di Sumbar tercatat sudah mencapai 50 orang. Rinciannya, 20 korban di Kabupaten Agam, 16 dari Kabupaten Tanah Datar, tujuh warga di Kabupaten Padang Pariaman, dan masing-masing dua korban ditemukan di Kota Padang Panjang. Dari 50 korban meninggal dunia tersebut 47 korban berhasil teridentifikasi sementara tiga masih dalam proses identifikasi pihak berwenang. (Antara)
Berita Terkait
-
Kasus Suap Jual Beli Jabatan di Kuansing Berlanjut, KPK Geledah Sejumlah Lokasi
-
Misteri Amplop di Meja Menhut, Kenapa Raja Juli Baru Lapor KPK Setelah Bupati Kuansing Ditangkap?
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying