SuaraSumbar.id - Sekitar 150.000 benih lobster ilegal hasil tangkapan Polres Tanjung Jabung Timur, Jambi, akan dilepasliarkan di perairan Sumatera Barat (Sumbar).
Kabar itu disampaikan Humas Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi, Sukarni. Menurutnya, pelepasliaran ribuan benih lobster itu dilakukan Polres Tanjabtim bersama UPT Kementerian Kelautan dan Perikanan yang ada di Padang.
"Pelaksanaan pelepasliaran perlu rencana. Mulai dari waktu dan pencarian lokasi yang tepat agar ribuan benih lobster bisa tetap hidup dan berkembang biak lagi," katanya, dikutip Kamis (25/4/2024).
Pengungkapan 30 kotak styrofoam berisikan sekitar 150.000 benih lobster oleh tim Polres Tanjung Jabung Timur berawal ketika Satreskrim Polres Tanjabtim menerima informasi akan ada kendaraan yang membawa ribuan benih lobster dan kemudian melakukan penyelidikan.
Tim Satreskrim Polres Tanjabtim masih terus melakukan penyelidikan atas kepemilikan benih lobster tersebut. Ribuan benih lobster itu kemudian diserahkan ke Balai Karantina Jambi untuk persiapan pelepasliaran.
Anggota Polres Tanjabtim mengamankan ratusan ribu benih lobster yang akan diselundupkan di perairan Sungai Sawah RT 26 Kelurahan Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjab Timur, pada Senin (22/4) dini hari.
Kapolres Tanjabtim AKBP Heri Supriawan mengatakan jajarannya mendapatkan informasi dari masyarakat ada speedboat yang dicurigai membawa baby lobster dan kemudian penyelidikan.
Setelah dilakukan penyisiran, tim berhasil mengamankan satu speedboat yang telah ditinggal pengemudi dan tidak ditemukan satu pun orang di kapal itu. Setelah dilakukan penggeledahan di dalam kapal speedboat yang bertuliskan Cahaya Indah, ditemukan 30 kotak styrofoam berisi benih lobster.
Setelah diamankan, kemudian dilakukan penghitungan bersama Balai Karantina. Dari 30 kotak styrofoam diperkirakan setiap kotaknya berisi 25 bungkus plastik dan untuk setiap bungkus plastik berisikan 200 benih lobster. (Antara)
Berita Terkait
-
Penyelundupan 54.096 Benih Lobster di Bandara YIA Digagalkan, Nilainya Capai Rp1 Miliar
-
Diselundupkan Lewat Koper, 85.750 Benih Lobster Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta
-
Terungkap! Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp19 Miliar di Bogor, Ada Apa Dibaliknya?
-
Muncul di Acara Wisuda Prabhatar Bareng Anak Ferdy Sambo, Edhy Prabowo Sudah Bebas dari Penjara?
-
Kritisi Kebijakan Ekspor Benih Lobster, Wulan Guritno Dikuliti soal Promosikan Judi Online hingga Peran Berani
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Basarnas Terima Sinyal Darurat dari Pendaki Usai Gunung Dukono Malut Erupsi
-
Gunung Dukono Erupsi, 2 WNA Tewas
-
Serangan Udara Israel Tewaskan Putra Pemimpin Senior Hamas
-
Promo JSM Alfamart Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Minuman hingga Kebutuhan Dapur, Belanja Makin Hemat!
-
Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi, 5 Pendaki Dilaporkan Luka-luka