SuaraSumbar.id - Perguruan tinggi di Sumatera Barat (Sumbar) didorong untuk mengambil peluang-peluang beasiswa dari Pemerintah Arab Saudi, termasuk Universitas Andalas (Unand).
"Sekarang Arab Saudi tidak hanya membuka beasiswa bidang agama saja, namun terbuka juga beasiswa S1, S2, hingga S3 untuk seluruh bidang di semua perguruan tinggi di Arab Saudi," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Selasa (16/4/2024).
Mahyeldi diketahui baru saja melakukan kunjungan kerja ke Riyad, Arab Saudi. Ia bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi dan berdiskusi tentang peluang beasiswa bagi mahasiswa asal Indonesia.
Menurutnya, semua perguruan tinggi, termasuk Universitas Andalas, harus bisa menangkap peluang beasiswa yang disiapkan Pemerintah Arab Saudi.
Mahasiswa yang baru saja menamatkan studi S1 harus didorong atau diarahkan mengambil peluang beasiswa ke jenjang S2.
Begitu juga dengan mahasiswa S2 untuk mengikuti pendidikan S3 melalui program beasiswa yang disiapkan Arab Saudi.
Sebagai kampus tertua di luar Pulau Jawa, katanya, Universitas Andalas dinilai juga dapat berkolaborasi dalam banyak bidang dengan kampus-kampus di Arab Saudi.
"Ini menjadi harapan Pemerintah Indonesia yang disampaikan Kedutaan Besar kepada kami," kata Mahyeldi.
Mantan Wali Kota Padang itu, mengatakan dalam waktu dekat Pemerintah Provinsi Sumbar juga akan mengadakan webinar bersama salah seorang guru besar dari King Saud University terkait dengan budi daya kurma.
Diskusi itu dilatarbelakangi kurma yang dapat berkembang di Thailand namun tidak di Indonesia. Sebelumnya, pemerintah setempat pernah mencoba menanam tumbuhan kurma namun tidak sesuai ekspektasi.
"Pemerintah Arab Saudi ini sangat senang ketika tanaman asli mereka mendapat perhatian dan tumbuh di daerah lain," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Momen Perpisahan di Baitullah, Jamaah Haji Jalani Tawaf Wada
-
Menyusuri Al Balad, Kota Tua Jeddah yang Menyimpan Jejak Peradaban Berabad-Abad
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot
-
Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui
-
Kunjungan Wisatawan ke Sumbar April 2026 Menurun, Hotel Berbintang Justru Catat Kenaikan Hunian