SuaraSumbar.id - Para pedagang makanan, minuman serta parsel Lebaran 2024 di Sumatera Barat (Sumbar), diingatkan untuk tidak menjual barang dagangan yang telah melewati tanggal kadaluarsa. Sebab, hal itu jelas merugikan masyarakat.
Peringatan itu disampaikan oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi, usai memeriksa kelaikan produk pada sejumlah pusat pertokoan di Kota Padang bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, Jumat (5/4/2024).
"Jelang lebaran akan semakin banyak warga yang akan berbelanja. Pedagang dan masyarakat sebagai konsumen harus sama-sama teliti terhadap masa kadaluarsa barang," katanya.
Mahyeldi menyebutkan, pengawasan yang dilakukan adalah salah satu bentuk peran pemerintah untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan membeli produk makanan atau parsel terutama menjelang lebaran.
Dari pemeriksaan dan pengawasan yang dilakukan, tidak ada produk makanan, minuman, dan parsel yang melewati masa kadaluarsa, sehingga aman untuk dikonsumsi saat merayakan lebaran.
"Tim akan terus melakukan sweeping produk ke sejumlah swalayan, pertokoan, dan pasar, untuk memastikan apa yang dikonsumsi warga kita aman selama lebaran nanti. Kami juga imbau, agar warga lebih cermat dan teliti sebelum membeli kebutuhan. Cek tanggal kadaluarsa dan keutuhan kemasannya," katanya.
Kepala BBPOM Sumbar Abdul Rahim mengatakan, selain barang yang kadaluarsa, pedagang dan masyarakat juga harus hati-hati terhadap barang yang tidak memiliki izin edar.
"Jangan hanya tergiur harga murah, tetapi tidak memiliki izin edar. Produk seperti itu belum bisa dipastikan keamanannya," katanya.
Ia menyebutkan, selain melakukan pengawasan, pihaknya juga menyosialisasikan pentingnya ketelitian dalam membeli produk terutama makanan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Saksi Sidang Sebut Uang OPD Buat THR Timses, Fadia Bantah: ASN Dapat, Saya Malah Nombok
-
Ragam Ide Parsel Lebaran: Simpel tapi Spesial
-
Geliat Tradisi Berbagi Kala Ramadan, Merangkai Kebahagiaan dalam Keranjang Parsel
-
Budaya Kirim Parsel: Etika, Relasi Bisnis, dan Batas Gratifikasi
-
Menangguk Cuan di Musim Lebaran, Cerita Pekerja Proyek 'Banting Stir' Jadi Juragan Parsel di Cikini
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas
-
Nikmati Pestapora 2026 Tanpa Khawatir Beban Bayar, Ada Cicilan 0% BRI
-
Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari
-
Surat Penetapan Eksekusi PN Padang Disobek, Pengadilan Lapor ke Polisi
-
Sharia Wealth Forum 2026, BRI Ungkap Peluang Diversifikasi lewat Investasi Syariah