SuaraSumbar.id - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menyarankan warga perantau yang hendak pulang kampung ke Ranah Minang merayakan Lebaran 2024, agar mudik lebih awal. Hal itu dilakukan demi keamanan dan kelancaran perjalanan.
"Jika memang memungkinkan sebaiknya warga mudik lebih awal demi mengurangi penumpukan arus lalu lintas," kata Wakil Kepala Polda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, Rabu (3/4/2024).
Ia mengatakan, pemudik tidak perlu menunggu-nunggu waktu pulang karena dikhawatirkan malah bertemu dengan masa puncak arus mudik Lebaran 2024.
Gupuh mengutip survei Kemenhub RI 2024 yang memperkirakan potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran kali ini sebesar 193,6 juta orang, atau meningkat 56,4 persen dibandingkan 2023.
Oleh karenanya akan terjadi penumpukan yang luar biasa jika pemudik menunda-nunda, lalu berangkat pada suatu hari yang sama.
"Jika memang sudah ada waktu untuk mudik maka segeralah mudik, prinsipnya lebih awal lebih baik demi mengantisipasi penumpukan arus kendaraan," katanya.
Sementara itu, Direktur lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Nur Setiawan memperkirakan puncak arus mudik di Provinsi Sumbar akan terjadi pada 5-7 April.
Demi memastikan kelancaran arus lalu lintas, pihak Ditlantas Polda Sumbar telah melakukan berbagai langkah persiapan dan strategi.
Salah satunya adalah pemberlakuan sistem satu jalur (one way) antara Padang dengan Bukittinggi ataupun sebaliknya.
Penerapan rekayasa lalu lintas dari Kota Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya itu berlaku efektif pada 7 April hingga 15 April 2024.
Pada bagian lain untuk melayani para pemudik, Polda Sumbar mendirikan 91 pos yang terdiri dari 42 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, dan 4 pos terpadu. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Menhub Prediksi Ada 285 Ribu Kendaraan Saat Puncak Arus Balik Lebaran Hari Ini
-
Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran
-
H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen
-
H-2 Lebaran, Arus Kendaraan di Tol Cipali Terus Meningkat
-
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari
-
Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat
-
Erupsi Gunung Marapi 26 Detik, Kolom Abu Tak Terlihat