SuaraSumbar.id - Jalur Padang-Bukittinggi perlu jalur alternatif, terutama di kawasan Pasar Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), yang selalu macet setiap waktu. Jalur alternatif diharapkan dapat mengantisipasi kemacetan saat mudik Lebaran 1445 H/ 2024.
"Jalan alternatif ini sudah kami lihat. Dimulai dari Jalan Lubuk Mata Kucing, terus lurus menempuh jarak sekitar lima kilometer, sampai di Simpang Ponpes Haji Miskin, dan keluar di Koto Tinggi Pandai Sikek," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi, usai survei jalan alternatif pada Rabu (21/3/2024).
Dalam peninjauan itu tergambar ruas jalan alternatif yang akan dilewati. Lokasi yang sempit perlu diperlebar. Mahyeldi berharap agar jalur alternatif itu juga dapat disosialisasikan kepada masyarakat, terutama jelang masa mudik tiba.
Di lain hal, Gubernur Sumbar menyebut bahwa rekayasa lalu lintas satu arah atau one way cukup efektif dalam mengurai kemacetan, terutama saat libur Hari Raya Idul Fitri.
"Pada prinsipnya Pemerintah Provinsi Sumbar ingin menyiapkan kenyamanan bagi pengguna jalan selama Idul Fitri salah satunya mengenai akses jalan," kata Mahyeldi.
Menyambut Idul Fitri 1445 H, Pemprov Sumbar kembali akan menerapkan kebijakan lalu lintas satu arah di jalur Padang-Bukittinggi. Hal itu telah pernah dilakukan pada Lebaran 2023 lalu.
Bedanya dengan tahun lalu, Pemprov Sumbar mengubah arah atau rute jalan satu arah. Pengendara dari arah Kota Padang yang ingin menuju Kota Bukittinggi diarahkan lewat jalan alternatif Malalak di Kabupaten Agam.
Sebaliknya, pengendara atau pengemudi dari Kota Bukittinggi yang ingin menuju Kota Padang akan diarahkan petugas melewati jalur Kota Padang Panjang.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Jalur Alternatif Puncak Naik Motor Hindari Car Free Night, Bebas Macet di Malam Tahun Baru
-
3 Rute Tercepat ke Borobudur, Cek Jalur Alternatif Bebas Macet
-
3 Jalur Alternatif Mudik ke Pati, Dijamin Anti Macet Tanpa Drama
-
3 Jalur Alternatif Mudik ke Magelang Tanpa Macet dari Semarang, Jogja dan Purwokerto
-
Jalur Alternatif Banjir Kaligawe Semarang Februari 2025, Pengendara Diimbau Lewat Sini
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
BMKG Pasang Alat Canggih di Padang-Pariaman, Pelayaran Makin Aman
-
Kosmetik Ilegal Dijual Rp35 Ribu di Marketplace Terbongkar, 3 Orang Ditangkap
-
Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan