SuaraSumbar.id - Sebagian besar umat Islam di Indonesia telah melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1445 H/2024 hari ini, Senin (11/3/2024).
Sebagai seorang Muslim, wajib tahu apa hukum berhubungan intim saat bulan Ramadan. Kemudian, pasangan suami-istri perlu tahu cara berhubungan suami-istri yang baik dan tidak merusak amalam puasa.
Berhubungan intim di malam hari saat Ramadan diperbolehkan. Islam tidak melarang hubungan suami-istri di bulan Ramadan asal tidak siang hari saat berpuasa. Hal itu tertuang dalam Al Quran Surat Al-Baqarah ayat 187. Berikut artinya:
"Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beriktikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka bertakwa."
Sementara itu, bersetubuh di siang hari dengan pasangan secara sengaja hukumnya membatalkan puasa. Jika pun dilanjutkan, maka puasanya tetap tidak dianggap tidak sah. Pasangan suami-istri yang melakukan persetubuhan harus mengganti dengan berpuasa atau memberi makan fakir miskin.
Buya Yahya di kanal YouTube Al-Bahjah TV (20/5/2020) memaparkan hukum berhubungan badan suami-istri di bulan Ramadan.
Buya Yahya menjelaskan, jika ada seseorang yang melakukan hubungan suami-istri di siang hari dan mengerti keharomannya, maka hukumnya dosa besar.
"Bagi orang yang berhubungan suami-istri di siang hari, di bulan Ramadan, dan dia mengerti keharomannya, dan itu membatalkan puasa, maka dia dosa besar," jelas Buya.
Namun, jika terdapat pasangan suami-istri yang melakukan hubungan badan di siang hari saat Bulan Ramadan karena lupa tanpa pura-pura, puasanya tetap sah.
"Setelah berhubungan badan sama-istri, ngobrol sama istri baru sadar, 'Astagfirullah kita kan puasa,' maka puasa Anda sah," ucapnya.
Seperti halnya dengan makan atau minum di pagi hari saat puasa Ramadan karena lupa, hukumnya tetap sah.
Berita Terkait
-
Ini fitnah Keji Perselingkuhan Azizah Salsha, Istri Pratama Arhan Sampai Bahas Hubungan Intim sama..
-
Profil Jessica Rosmaureena, Pacar Hokky Caraka Dilecehkan di Medsos dengan Kata Kotor dan Jorok
-
Lisa Mariana Ngaku Cuma Hubungan Intim dengan Ridwan Kamil, Tapi Bukan Berarti Masih Perawan
-
Mandi Junub Kesiangan di Bulan Ramadan? Jangan Panik! Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Apa Saja yang Menyebabkan Hubungan Suami Istri Jadi Haram?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
WEF 2026 Jadi Panggung BRI Dorong Akselerasi Bisnis Fintech Nasional
-
BRI Serukan Pembiayaan UMKM Berkelanjutan di Forum Global WEF Davos 2026
-
5 Lipstik Pinkish Brown Manis yang Cocok untuk Semua Skin Tone
-
5 Lipstik Dear Me Beauty dengan Pilihan Warna Intens, Ringan dan Nyaman Dipakai Sehari-hari
-
Huntara di Sumbar Resmi Ditempati, BNPB Pastikan Hak Logistik Warga Terpenuhi