SuaraSumbar.id - Suwarlis Pokia, seorang pria berusia 75 tahun dari Nagari Tanjung, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, menjadi subjek pencarian intensif setelah dilaporkan hilang sejak Rabu, 7 Februari 2024.
Suwarlis terakhir kali terlihat saat berangkat untuk menyabit rumput dan tidak kembali ke rumah hingga sore hari. Keluarga yang khawatir akhirnya melaporkan kehilangannya pada Kamis, 8 Februari, kepada pihak kepolisian.
Komunitas lokal, bersama dengan pihak kepolisian, TNI, dan Tim BPBD Kabupaten Sijunjung, telah bergabung dalam upaya pencarian.
Mereka menyisir area sekitar yang biasa dilalui Suwarlis, termasuk jalan-jalan, semak-semak, dan aliran anak sungai, dalam upaya untuk menemukan petunjuk tentang keberadaannya.
Spekulasi mengenai apa yang mungkin terjadi padanya bermacam-macam, mulai dari kemungkinan dia terpeleset dan jatuh, terluka oleh hewan buas atau berbisa, hingga dugaan keterlibatan unsur kriminal atau mahluk halus. Namun, hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai nasib Suwarlis.
Kasat Reskrim Polres Sijunjung, Muhammad Yasin, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban.
"Kami telah melakukan koordinasi dengan perangkat Nagari Tanjung dan masyarakat untuk melakukan pencarian secara bersama-sama. Pencarian ini diharapkan dapat memberikan hasil dalam menemukan keberadaan Suwarlis," ujar Yasin, Senin (12/2/2024).
Informasi terakhir menunjukkan bahwa Suwarlis terakhir kali terlihat di Ciambai Jorong Kampungbaru, Nagari Palaluar, Kecamatan Koto VII, yang kemudian menjadi fokus utama dalam upaya pencarian. Keluarga bersama pihak nagari dan masyarakat telah berupaya maksimal, namun hingga Kamis sore, pencarian masih belum membuahkan hasil.
Pencarian Suwarlis Pokia menjadi perhatian serius bagi komunitas lokal, menunjukkan solidaritas dan dukungan dalam situasi sulit.
Baca Juga: Tepergok Mesum, Bidan dan PNS Pemkot Sawahlunto Ogah Bayar Denda 100 Sak Semen
Upaya pencarian yang melibatkan berbagai unsur ini diharapkan akan segera menemukan Suwarlis dalam keadaan selamat.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Tepergok Mesum, Bidan dan PNS Pemkot Sawahlunto Ogah Bayar Denda 100 Sak Semen
-
700 Ekor Itik Mati Usai Diterjang Banjir di Sijunjung, Terjebak Dalam Kandang
-
Gempa Dirasakan Warga Sijunjung dan Dharmasraya, Pusatnya di Kuantan Singingi
-
Kebakaran Hebat Landa Sijunjung: Satu Rumah dan Dua Bengkel Ludes Terbakar
-
Suami di Solok Cari Istri yang Hilang Misterius, Baru 4 Bulan Nikah dan Usia Masih 16 Tahun
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
JPMorgan Ungkap Alasan BBRI Kembali Menarik di Tengah Tekanan Ekonomi
-
BKSDA-Polres Agam Tangkap Pria Hendak Jual Ratusan Ekor Burung ke Lampung
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dinilai Belum Siap Punya Media Sosial
-
Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek
-
Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi SPMB Sumbar, Validasi Prestasi Dinilai Bermasalah