SuaraSumbar.id - Pemkot Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), mengimbau warganya dapat mengelola sampah secara mandiri untuk sementara waktu. Hal ini dikarenakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Payakumbuh ditutup akibat longsor.
"Kondisi TPA Regional Payakumbuh tidak memungkinkan untuk dioperasikan, kami minta warga mengelola sampah sendiri untuk sementara," kata Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, Kamis (21/12/2023).
Penutupan TPA ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa waktu, hingga petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bisa mengevakuasi sampah seperti biasanya.
Erman Safar, mengimbau warganya untuk mengelola sampah organik, terutama untuk mengurangi timbunan sampah. Dirinya juga meminta warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan, khususnya dalam momen libur akhir tahun.
"Partisipasi kita bersama sangat diharapkan, meski TPA ditutup, tetap jaga lingkungan tetap bersih dan nyaman hingga wisatawan yang datang betah berkunjung, terpenting warga semua terjaga kesehatannya," ucapnya.
Imbauan Erman Safar ini ini telah disebar ke seluruh warga hingga antisipasi penumpukan sampah bisa dilakukan secepatnya.
Salah seorang RW di Bukittinggi, Muhardi mengatakan bahwa pihaknya telah meminta warga di sekitar untuk tidak menempatkan sampahnya di pinggir jalan mulai saat ini.
Warga lainnya, Aldion mengaku telah mengetahui imbauan itu dari media sosial grup Kantor Kelurahan. Ia mengatakan bahwa warga perlu menyiapkan langkah mandiri untuk mengelola sampah, seperti pembakaran atau penimbunan.
Berita Terkait
-
Belajar dari Nuanu: Bagaimana Kawasan Wisata Kurangi Sampah Sebelum Menumpuk di TPA?
-
Romantisasi Thrifting: Tren Hijau atau Eksploitasi Sampah?
-
Sering Dianggap Beban, Mengapa Pengelolaan Sampah Perlu Dianggap Sebagai Investasi?
-
Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan
-
Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Sakelar Lampu Terasa Panas Saat Disentuh? Ini Tanda yang Harus Diwaspadai
-
Pakar Transportasi: Antrean BBM di Sumbar Dipicu Hambatan Distribusi Akibat Gangguan Infrastruktur
-
15 Karya Budaya Sumbar Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
-
Pariwisata Sumbar Menggeliat, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik 34,68 Persen
-
BRI KKB Expo 2026 Tawarkan Promo Kredit Mobil dan Bonus BRIZZI Rp500 Ribu