"Ekstrimnya palugada. Apapun yang Anda perlu, kami (Pegadaian) sudah ada," bebernya.
Pengembangan Digitalisasi Dukung Ekosistem Emas
Produk tabungan emas Pegadaian mulai diluncurkan tahun 2015. Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat menjaga ketangguhan ekonomi di masa-masa sulit. Sebab, emas merupakan jenis investasi yang harganya aman dari berbagai faktor dan keadaan ekonomi dunia.
"Sekarang nabungnya gampang, bisa online. Anak-anak muda harusnya mulai melirik tabungan emas untuk investasi masa depan," terang Oki Hutabri lagi.
Baca Juga: HUT ke-122, Pegadaian Medan Fokus UMKM hingga Gelar Mudik Gratis
Menurut Oki, PT Pegadaian saat ini memang sedang fokus mengembangkan digitalisasi dan ekosistem emas. Hal itu dinyatakan oleh Direktur Utama PT Pegadaian dalam sambutannya saat memeriahkan HUT ke-122 pada 1 April 2023 yang bertema 'Bersatu Tumbuh Bersama'. "Targetnya secara nasional memang mewujudkan semua layanan terdigitalisasi, sehingga masyarakat lebih mudah untuk mengakses," katanya.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengatakan, Pegadaian akan terus mendorong masyarakat bertransaksi dengan aplikasi Pegadaian Digital dan Pegadaian Syariah Digital. Sebab, layanan digital akan mempermudah semua layanan dan yang dibutuhkan oleh nasabah itu sendiri.
Tahun ini, PT Pegadaian juga akan mengembangkan fitur layanan digital baru, yakni Rencana Emas. Fitur tersebut akan membantu nasabah memproyeksikan masa depan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan tidak merasa terbebani dalam menyisihkan pendapatannya.
"Pegadaian akan mengembangkan ekosistem emas dengan layanan bullion services. Kami melihat kesadaran masyarakat untuk berinvestasi dan menabung emas semakin tinggi. Kami berkomitmen membantu masyarakat agar semakin kuat ketahanan ekonominya dengan melakukan investasi atau menabung emas,” kata Damar dalam keterangan persnya di pegadaian.co.id.
Di sisi lain, jumlah nasabah Pegadaian hingga 31 Desember 2022 mencapai 21,86 juta orang. Angka tersebut naik 11,11 persen dari 19,67 juta di tahun 2021. Sementara itu, jumlah pengguna aplikasi Pegadaian Digital hingga Desember 2022 mencapai 5,3 juta orang. Angka itu naik juga 18 persen dari 4,5 juta orang di tahun sebelumnya. Kemudian, pengguna aplikasi Pegadaian Syariah Digital juga naik 6 persen dari 554 ribu orang menjadi 589 ribu pengguna di akhir tahun lalu.
Baca Juga: Rayakan Hari Jadi ke 122, Pegadaian Ajak Bersatu Tumbuh Bersama
Berita Terkait
-
Dukung Inklusi Keuangan, Pegadaian Ajak Masyarakat Bantar Gebang Memilah Sampah Menabung Emas
-
Ulasan Buku 'Emaskan Impianmu, Dinari Duniamu': Ajarkan Investasi dengan Cara Aman
-
Rejeki Nomplok! Beli Rumah Tua Pria Ini Dapat Bonus Kepingan Emas Tersimpan di Tembok
-
3 Tujuan Orang Membeli Perhiasan, Untuk Aset Masa Depan!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
Terkini
-
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Agam, BMKG Ungkap Pemicunya
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Minyak Telon Aromatik Habbie Sukses, Meraih Rekor MURI
-
Tragis! Penumpang Bus ALS Meninggal di Dharmasraya, Saksi Ungkap Detik-Detik Terakhir!
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini