SuaraSumbar.id - Tiga residivis kasus narkoba yang membawa 101,84 gram sabu yang akan dijual di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, ditangkap.
Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Sukria Gaos mengatakan, ketiga pelaku yang ditangkap berinisial MD (26), HF (27) dan MN (28). Ketiganya diberi tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan.
"Tiga pelaku diberi tindakan tegas terukur karena akan menabrak personel dan mencoba melarikan diri. Kita melakukan tindakan terukur untuk melumpuhkan mereka,” katanya melansir Antara, Senin (20/3/2023).
Sukria menjelaskan ketiga pelaku adalah pemilik barang haram itu yang dibawa dari Kota Padang menuju Kabupaten Pasaman Barat.
"Barang bukti ini seberat 101,84 gram dan jika satu gram untuk 10 orang maka kami telah menyelamatkan sekitar 100 orang di Kabupaten Pasaman Barat dari jerat narkoba," ujarnya.
Pelaku ditangkap di Jalan Lintas Manggopoh Kabupaten Pasaman pada Kamis 16 Maret 2023. Penangkapan bermula dari informasi adanya kendaraan membawa sabu.
Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan melakukan penyelidikan guna melakukan profiling terhadap lokasi dan giat razia pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang melintas di Jalan Lintas Pasaman Barat-Padang di dekat Jembatan jalan lintas Manggopoh Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat.
Petugas mencurigai mobil merah dengan nomor polisi BA 1174 OH yang melintas dan mencoba memberhentikan, namun mobil itu berusaha balik kanan untuk melarikan diri
Petugas memberikan tembakan peringatan ke udara namun pengendara tidak menghiraukannya dan membahayakan petugas.
Baca Juga: Fuji Lantang Tolak Orang Lain Foto Rumah Barunya, Kenapa?
"Petugas berhasil mengamankan seluruh penumpang dan di dalam mobil ditemukan satu paket sabu yang m disembunyikan di bawah setir pengemudi," jelasnya.
Petugas mengamankan satu paket narkoba jenis sabu seberat 101,84 gram, satu unit mobil dengan STNK, dua unit telepon pintar
"Ketiga pelaku disangkakan Pasal 112 ayat 2 Jo 114 ayat 2 Jo Undang Undang 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar," katanya.
Berita Terkait
-
Ini Respons Irish Bella, Usai Ditanya soal Niat Ceraikan Ammar Zoni pasca Kasus Narkoba
-
Anaknya Kembali Ditangkap Karena Narkoba, Ini Kata Ayah Ammar Zoni
-
Ammar Zoni Tersandung Kasus Penyalahgunaan Narkoba Kedua Kalinya, Ibunda Irish Bella Unggah Hal yang Menyentuh Ini untuk Anaknya
-
Ammar Zoni 2 Kali Terseret Kasus Narkoba, Ibunda Irish Bella Tulis Kalimat Menohok: Kamu Pantas Dapat yang Lebih Baik
-
Pesan Ibu Irish Bella Usai Ammar Zoni Terjerat Narkoba Penuh Makna: Kamu Layak Dapat Lebih Baik
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap
-
BRI Berikan Promo Khusus Hari Sumpah Pemuda, Belanja Pakai QRIS BRImo & Kartu BRI Debit Dapat Diskon
-
Harga Kebutuhan Pokok di Aceh Timur Stabil
-
Prajurit Kopassus Berpangkat Letda Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi