SuaraSumbar.id - Nursyah, ibu kandung Indah Permatasari, akhirnya mau berdamai dengan sang putri serta menantunya, Arie Kriting.
Sebelumnya, Nursyah tidak pernah mau merestui pernikahan Indah dengan Arie Kriting. Bahkan setelah dirinya diberikan cucu menggemaskan pun hatinya tetap membenci Arie Kriting.
Tapi kini, Nursyah mau berdamai, asalkan Arie Kriting mau memenuhi persyaratan-persyaratan yang diberikannya.
Hal itu berawal ketika Nursyah menyindir melalui akun media sosialnya, bahwa uang Indah Permatasari adalah uangnya juga.
Pernyataan tersebut dilontarkan Nursyah saat mengomentari Arie Kriting yang membangun rumah mewah untuk Indah Permatasari serta buah hatinya.
Nah, dalam kolom komentar, netizen memancing Nursyah dengan menyebut kebahagiaan Arie Kriting dan Indah Permatasari usai pamer rumah baru.
Nursyah pun menanggapinya dengan santai, ia menyebut jika uang Indah adalah uangnya juga.
“Selamat ya, semoga rumahnya tambah mewah dan megah. Kan uangnya Indah uangku juga karena saya yang berjuang mulai dari SD. Kalian harus malu kali,” tulis Nursyah, nyinyir.
Komentar yang kini sudah dihapus itu sempat menjadi buah bibir netizen. Setelah itu, muncul kembali video lawas Indah Permatasari soal keputusannya pindah ke Jakarta untuk berkarier.
Baca Juga: Parah! Ternyata Cuma Sang Ibu yang Tak Memberi Restu Indah Permatasari Nikah dengan Arie Kriting
“Dari Makassar ke Jakarta itu setelah gue semester dua SD kelas 6, sudah pindah tuh. Tapi itu masih casting-casting belum yang signifikan syuting terus-terusan gitu,” cerita Indah Permatasari.
Namun menurut Indah, ada alasan mendasar dirinya memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Rupanya, menurut Indah orang tuanya kala itu punya banyak utang.
“Tapi itu ada alasannya sebenarnya, yang enggak pernah gue omongin. Jadi sebenarnya itu ya, gue tuh suka modeling, akting-akting di kaca itu gue suka,” kata pemeran film ini dikutip dari kanal YouTube Hahaha TV.
Indah mengatakan, ayah dan ibunya saat itu sedang merintis usaha sehingga membutuhkan biaya yang cuup besar dan memutuskan untuk berhutang.
“Cuma pada saat kenapa gue memutuskan itu gue harus pindah ke Jakarta, karena nyokap bokap gue waktu itu lagi banyak banget utangnya. Karena lagi buka usaha baru, terus usaha baru kan masih merintis jadi belum banyak pemasukannya,” kata Indah.
Indah melanjutkan, “Jadi banyaklah utang-utangnya gitu. Terus gue melihat nyokap bokap gue tuh dimarah-marahi, gue nangislah sama yang nagih utang itu."
Berita Terkait
-
Parah! Ternyata Cuma Sang Ibu yang Tak Memberi Restu Indah Permatasari Nikah dengan Arie Kriting
-
Sepele! Hal Ini yang Membuat Arie Kriting Dimusuhi Ibunda Indah Permatasari Seumur Hidup
-
Nursyah Disentil Soal Perjuangan Indah Permatasari Lunasi Utang Orang Tua, Rela Merantau Sejak Belia
-
Indah Permatasari Dinasihati Warganet, Istri Arie Kriting Diminta Tak Balas Unek-unek Ibunda di Sosmed
-
Respon Tak Terduga Arie Kriting Usai 'Diserang' 1 Netizen Soal Indah Permatasari, Ramai-ramai Beri Pembelaan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ini Cara Mengetahui Rambut Rontok Membutuhkan Perawatan yang Lebih Sehat
-
BRI Bantu PMI Cirebon Bangun Usaha, Dari Purna Migran Jadi Pengusaha
-
5 Langkah Cegah Lonjakan Gula Darah di Pagi Hari, Penderita Diabetes Simak
-
Waspada! Dehidrasi hingga Hipertensi Bisa Picu Gagal Ginjal
-
Penyaluran Bantuan Jaminan Hidup Mencapai Rp11,06 Miliar