SuaraSumbar.id - Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menginisiasi masak rendang bersama di daerah tersebut. Rendang berjumlah sekitar 1,5 ton itu akan diserahkan sebagai bantuan untuk korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Rendang yang dimasak itu merupakan hasil donasi 17 ekor dari Pemkab Dharmasraya, Kodim 0310/SSD, Polres Dharmasraya, Bundo Kanduang, sejumlah Badan Usaha dan Perorangan.
Antusiasme masyarakat memasak rendang bersama terlihat di Centra IKM Logam, Gunung Medan, Sabtu (26/11/2022). Hampir seribu orang Bundo Kanduang (Kaum Ibu) Kabupaten Dharmasraya berbondong-bondong membawa peralatan dapur, meracik bumbu dan memasak massal untuk menghasilkan citarasa rendang terbaik.
Bupati Sutan Riska Sutan selaku inisiator mengatakan, aksi memasak satu ton rendang ini sebagai wujud rasa empati yang mendalam atas korban bencana di Cianjur.
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Selurus Indonesia (Apkasi) itu menerangkan, pengiriman rendang nantinya sebawai wujud kehadiran masyarakat Dharmasraya ikut merasakan apa yang dirasakan warga cianjur.
“Duka Cianjur adalah duka Indonesia, dan juga duka Dharmasraya tentunya. Dengan masakan rendang ini mudah-mudahan sedikit bisa meringankan beban saudara-saudara kita di sana”, katanya saat meninjau kegiatan bersama Dandim 0310, Letkol Endik Hendra Sandi dan Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah.
Sutan Riska berterima kasih atas kolaborasi semua pihak yang telah berpartisipasi dan bersolidaritas dalam pelaksanaan Dharmasraya Marandang ini.
Sutan Riska menurut rencana akan menyerahkan secara langsung ke lokasi bencana pada Selasa (29/11/2022), setelah proses pengemasan yang dimulai besok (27/11/2022). Pengiriman akan menggunakan jalur darat dengan pengawalan.
Pengiriman masakan rendang dari Dharmasraya merupakan aksi kedua yang dilaksanakan untuk korban bencana, setelah tahun lalu juga mengirim donasi yang sama untuk korban erupsi Gunung Semeru.
Tag
Berita Terkait
-
Kena 'Semprot' Prajurit TNI AD saat ke Lokasi Gempa Cianjur, Mensos Risma : Kayaknya Sakit Deh Dia!
-
Update Korban Gempa Cianjur: 318 Orang meninggal, 14 Orang Masih Belum Ditemukan
-
Update Gempa Cianjur: DVI Polri Identifikasi 10 Jenazah Korban Gempa Cianjur, Ini Identitasnya
-
Beredar Video Aksi Intoleran di Lokasi Gempa Cianjur, Ridwan Kamil Geram: Masih Dangkal Kepancasilaannya!
-
Innalillahi, 56 Guru Meninggal dan 500 Lainnya Luka-luka Akibat Gempa Cianjur
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Agam, Dua Rumah Rusak dan Warung Tertimpa Pohon
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk