SuaraSumbar.id - Program penanganan stunting di Aceh harus terintegrasi. Penanganan stunting menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya BKKBN ataupun Dinas Kesejahteraan.
"Penanganan stunting tidak boleh sendiri-sendiri tetapi harus terintegrasi antarinstansi pemerintah," kata Sekretaris BKKBN Provinsi Aceh Husni Thamrin melansir Antara, Jumat (11/11/2022).
Husni mengatakan, stunting adalah terganggunya pertumbuhan anak atau kekerdilan karena gangguan kesehatan dan asupan gizi yang akut. Stunting disebabkan lingkungan, perilaku tempat tinggal, ketersediaan air bersih, sanitasi yang baik dan lainnya.
"Jadi, penanganan stunting tidak bisa sendiri-sendiri. Misalnya dinas kesehatan menangani permasalahan gizi dan kesehatan, dinas lainnya juga mengurusi ketersediaan air bersih dan sanitasinya," ujarnya.
Jika kesehatan yang ditangani, sedangkan infrastruktur air bersih dan sanitasi tidak, maka potensi stunting tetap terjadi. Begitu juga sebaliknya, semua instansi harus bersama-sama menangani sesuai tugas pokok dan fungsinya, kata Husni Thamrin.
Husni Thamrin mengatakan penanganan untuk melahirkan generasi emas pada 2045. Dan Aceh juga harus menurunkan angka stunting yang kini 34,2 persen menjadi 14 persen oada 2024.
Penanganan stunting dilakukan pada usia kelahiran nol hingga 24 bulan atau 1.000 hari kelahiran. Di atas usia tersebut, penanganannya tidak bisa dilakukan kecuali hanya pengembangan otak si anak.
"Jadi, penanganan yang harus terintegrasi adalah saat anak sejak kelahiran hingga 1.000 hari. Penanganan ini diprioritaskan pemberian asupan gizi, ketersediaan air bersih, sanitasi, hingga perilaku sehat orang-orang di sekitar anak," kata Husni.
Baca Juga: Tertangkap! Pelaku Penistaan Agama Dapat Ancaman Hukuman 5 Tahun Penjara
Berita Terkait
-
Tanya Dokter: Bagaimana Caranya Agar Anak Tidak Stunting, Dok?
-
Pencegahan Stunting di Area Perkotaan: Mudahnya Akses ke Makanan Berpengawet Jadi Tantangan
-
Menengok Perjalanan Aksi Bersama Cegah Stunting Danone Indonesia, Berfokus pada 3 Pendekatan
-
Tinggal 2 Persen Lagi, Kabupaten Subang Komitmen Zero Stunting
-
4 Cara Mencegah Malnutrisi pada Anak, Waspada Stunting Sejak Dini!
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Salad Jadi Pilihan Camilan Sehat saat Cuaca Panas, Ini Manfaat dan Resep Segarnya
-
Selat Solo Bisa Jadi Inspirasi Menu Idul Adha Selain Gulai
-
Polisi Temukan Tangki Modifikasi dan Pelat Nomor Ganda dalam Sidak SPBU di Padang
-
Pemadaman Listrik Berakhir, PLN Klaim Listrik di Sumbar Menyala 100 Persen
-
PLN Klaim Seluruh Gardu Induk Listrik Sumbar Telah Menyala