SuaraSumbar.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata tidak mempermasalahkan jika pernyataannya terkait kemungkinan Prabowo Subianto mendapat "jatah" dalam Pilpres 2024 dianggap sebagai sinyal dukungannya terhadap Menteri Pertahanan RI itu.
"Ya diartikan sinyal ya boleh, tapi kan saya ngomong juga nggak apa-apa," kata Jokowi setelah menghadiri HUT ke-8 Partai Perindo di Jakarta, Senin (7/1/2022).
Hanya saja, Jokowi tak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pernyataan tersebut.
Saat berpidato di puncak peringatan HUT ke-8 Perindo, Jokowi mengatakan bahwa setelah dia memenangkan Pilpres 2014 dan 2019, maka saat ini adalah kesempatan bagi Prabowo Subianto untuk menjadi bakal calon presiden di Pilpres 2024.
"Saya ini dua kali wali Kota di Solo menang, kemudian ditarik ke Jakarta, gubernur sekali menang. Kemudian dua kali di pemilu presiden juga menang. Mohon maaf, Pak Prabowo, kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” kata Jokowi.
Setelah mendengar pernyataan Jokowi itu, Prabowo yang juga hadir di HUT Partai Perindo langsung berdiri dan memberikan hormat. Suasana acara HUT Perindo pun menjadi riuh.
Prabowo pada Pilpres 2019 berpasangan dengan Sandiaga Uno bersaing dengan Jokowi dan Ma’ruf Amin. Setelah kalah dalam Pilpres 2019, Prabowo dan Sandiaga dipercaya Jokowi, masing-masing untuk menjadi menteri pertahanan dan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabinet Indonesia Maju.
Jokowi menjelaskan partai politik dan masyarakat Indonesia harus hati-hati memilih calon presiden untuk Pemilu 2024. Hal itu karena calon presiden yang nantinya terpilih akan menjadi pemimpin untuk 270 juta rakyat Indonesia di tengah tantangan dunia yang semakin kompleks.
"Ini menakhodai 270 juta rakyat Indonesia. Sebanyak 270 juta lebih rakyat Indonesia. Kenapa selalu saya ulang-ulang, ya memang harus hati-hati. Jangan sembrono," ujar dia.
Baca Juga: Pilpres 2024: Jokowi Kembali Minta Parpol Tak Sembrono Deklarasikan Capres-Cawapres
Prabowo Subianto telah ditetapkan oleh Partai Gerindra pada Agustus 2022 sebagai bakal capres untuk Pilpres 2024. Pemilu 2024 akan menjadi ajang kontestasi yang kesekian kalinya bagi Prabowo Subianto dalam berlomba memperoleh suara rakyat Indonesia untuk menjadi pemimpin negeri. (Antara)
Berita Terkait
-
Malam-malam Relawan Jokowi Sambangi Markas Golkar Buat Ketemu Airlangga Hartarto, Ternyata Cuma Bahas Ini
-
Merasa Juga Didukung Jokowi Maju Pilpres, Airlangga: Waktu Ultah Golkar Kan Jelas
-
Jokowi Blak-blakan Beri Sinyal Dukung Prabowo Jadi Presiden, Airlangga Golkar Pilih Santai
-
Kata Jokowi Soal Pilpres 2024: Mohon Maaf, Ini Jatahnya Pak Prabowo
-
Malam-Malam 18 Kelompok Relawan Jokowi Sambangi Kantor Golkar, Suarakan Hasil Musra soal Capres-Cawapres
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat