SuaraSumbar.id - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh mengatakan bahwa regulasi terbaru tentang pengamanan dalam pertandingan sepak bola nasional akan dituangkan dalam Peraturan Kapolri (Perkap).
"Itu akan menjadi aturan yang berlaku di seluruh Indonesia," kata Ahmad Riyadh di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (18/10) malam.
Menurutnya, pihak kepolisian mesti menyelaraskan poin-poin aturan untuk Perkap itu dengan regulasi lain, termasuk aturan FIFA, PSSI dan Polri sendiri.
Nantinya, ketika resmi diterbitkan, Perkap tersebut akan diterapkan dalam pelaksanaan Liga 1, 2 dan 3 Indonesia 2022 yang rencananya dimulai lagi pada akhir November.
"Mungkin butuh waktu agak lama untuk menjadikan semuanya dalam satu Perkap karena jangan sampai bertabrakan dengan aturan-aturan lain. Harus harmonis. Akan tetapi, kalau pun waktunya tidak cukup (untuk menuntaskan Perkap-red), mungkin aturan soal pengamanan laga itu akan dituangkan terlebih dahulu ke peraturan di bawah Perkap," kata Ahmad Riyadh.
Meski begitu, Ketua Asprov PSSI Jawa Timur itu belum bisa menginformasikan jadwal pasti kembalinya liga di Indonesia, yang dihentikan sementara akibat peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang.
"Terlalu dini membicarakan jadwal itu sekarang. Semua proses sedang berjalan. Yang pasti, format pengamanan dari pihak kepolisian akan sesuai dengan apa yang ditetapkan FIFA," katanya.
Polri menjadi salah satu unsur yang tergabung dalam Gugus Tugas Transformasi Sepak Bola Indonesia yang dibentuk berdasarkan kesepakatan antara FIFA, AFC, PSSI, Pemerintah Indonesia juga Polri.
Gugus tugas tersebut ditargetkan bisa menghasilkan sebuah regulasi anyar untuk sepak bola nasional yang terintegrasi satu sama lain demi menghindari terulangnya kejadian di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 133 orang dan membuat ratusan lainnya dirawat di rumah sakit.
Baca Juga: PSSI Bentuk Gugus Tugas Transformasi Sepak Bola, Netizen: Exconya Kapan?
Demi membantu PSSI mentransformasi sepak bola nasional, Presiden FIFA Gianni Infantino bahkan langsung berkunjung ke Jakarta pada Selasa (18/10).
Selama di Ibu Kota, Infantino bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan PSSI. Infantino dan perwakilan FIFA juga sempat menjalani pertandingan persahabatan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. (Antara)
Berita Terkait
-
Desak Iwan Bule dan Jajarannya Mundur, PSSI Minta Pemerintah Jangan Ikut Campur
-
Tindak Lanjuti Rekomendasi TGIPF, Benarkah PSSI Akan Gelar Kongres Luar Biasa?
-
Liga 1 Bakal Punya Regulasi Khusus pasca Tragedi Kanjuruhan, Disahkan PSSI Tahun Depan
-
PSSI Siap Transformasi Total Sepak Bola Indonesia
-
Lesti Kejora Bucin Banget!!! Kita Nggak Ada Pisah, Nggak Ada Rujuk-rujukan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi