"Sandeep Godara biasanya memacari para korban dan berjanji menikahinya. Tapi selanjutnya, mereka diperkosa dan diperas dengan cara merekam perbuatan cabulnya," kata pejabat kepolisian distrik Sikar, Rajasthan.
Insiden itu mengemuka ketika seorang wanita yang sudah menikah dari Sikar mengajukan kasus terhadapnya.
Dia mengungkapkan, bahwa terdakwa memperkosanya dengan dalih pernikahan dan kemudian memerasnya dengan mengambil foto dan video cabul.
Polisi memulai penyelidikan dan menemukan bahwa terdakwa telah mengeksploitasi banyak gadis dengan dalih menikah. Salah satu korban mengungkapkan bahwa dia berteman dengan terdakwa melalui Facebook.
Segera, mereka menjalin hubungan dan Sandeep berbicara tentang menikah dengannya. Tak hanya itu, sebelum menikah, ia bahkan sempat menuliskan namanya di Kartu Aadhar korban, sebagai suaminya.
“Ketika korban biasa meminta Sandeep untuk menikah, dia akan memenangkan kepercayaan mereka dengan mengubah nama suaminya di Kartu Aadhar. Gadis itu akan merasa bahwa Sandeep benar-benar serius dengannya dan akan jatuh ke dalam perangkapnya,” kata Nemi Chand , Polsek Udhyog Nagar.
Terdakwa biasa membuat video cabul dari korban dan ketika korban mencoba menjauhkan diri darinya, dia akan memerasnya.
Sandeep mengancam akan membuat foto dan video cabulnya viral.
Berdasarkan informasi tersebut, polisi menangkap tersangka di sebuah mal di Chaumu Pulia, Jaipur. Saat ini polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka untuk mengetahui motif di balik kejahatan tersebut.
Baca Juga: Demi Ambil Gelang Perak, Kaki Nenek Usia 108 Tahun Dipotong Perampok
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Demi Ambil Gelang Perak, Kaki Nenek Usia 108 Tahun Dipotong Perampok
-
Anak Yatim 9 Tahun Dicap Pakai Besi Panas oleh Paman - Bibinya, Juga Ada Bekas Distrika
-
Pemuda 26 Tahun Ditangkap Polisi, Perkosa dan Peras Banyak Janda
-
Dubes AS untuk Pakistan Kunjungi Kashmir, Picu Kontroversi di India
-
Polisi India Tembak Mati Harimau "Pemakan Manusia" yang Terkam 9 Orang Hingga Tewas
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat